Suara.com - Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah menetapkan standar tinggi dalam mempersiapkan fasilitas dan pelayanan untuk memudahkan jemaah calon haji melakukan penerbangan ke Mekah. Dengan jadwal keberangkatan pada 12 Mei-10 Juni 2024, dan kepulangan 22 Juni-22 Juli 2024.
Dikutip dari kantor berita Antara, dalam upaya memudahkan proses perjalanan calon jemaah, sebanyak 12 konter fast track keimigrasian Arab Saudi (Makkah Route) telah disiapkan di Terminal 2D.
Melalui Makkah Route, jemaah haji dapat melakukan pendaftaran dan verifikasi dokumen secara terpusat di Bandara Soekarno-Hatta, sehingga akan lebih efisien untuk proses administrasi jamaah haji.
"Kami menyadari pentingnya perjalanan ini bagi para jamaah haji dan kami bertekad untuk menjadikan pengalaman mereka di bandara ini sebagai bagian yang mulia dan tak terlupakan dari perjalanan spiritual mereka menuju Tanah Suci," jelas M. Holik Muardi, Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Kamis (9/5/2024).
PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, memastikan kesiapan dalam memenuhi fasilitas dan layanan penerbangan angkutan haji 1445 Hijriah/2024 Masehi.
"Dengan persiapan yang matang dan penerapan standar tinggi dalam fasilitas dan pelayanan, Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen menyediakan lingkungan yang aman, nyaman dan teratur bagi jamaah haji," lanjutnya.
M. Holik Muardi, menambahkan bahwa selama menghadapi musim haji tahun 2024, berbagai sarana fasilitas lainnya juga telah ditambahkan. Di antaranya kursi ruang tunggu, penyediaan tempat ibadah (musala), sampai penambahan toilet portable.
Dalam melayani pelaksanaan haji tahun ini, PT Angkasa Pura II mengerahkan total 3.296 personel guna kelancaran operasional selama keberangkatan dan kepulangan jamaah haji.
"Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia dan perwakilan Pemerintah Saudi Arabia, serta lembaga terkait lainnya dalam menyiapkan fasilitas angkutan haji," kata M. Holik Muardi.
Baca Juga: Kunjungan Konjen India ke Kota Makassar Buka Peluang Bisnis Industri
"Melalui koordinasi yang intensif, kami berupaya untuk memastikan bahwa setiap aspek perjalanan haji, mulai dari pendaftaran hingga kedatangan di Tanah Suci, berjalan dengan lancar dan efisien," lanjutnya.
Bandara Soekarno-Hatta sendiri memegang peran yang penting dalam proses haji sebagai gerbang utama bagi jemaah haji Indonesia.
Tahun ini, Bandara Soekarno-Hatta menjadi titik keberangkatan 128 kloter dari DKI Jakarta, Banten, Lampung dan Jabar di Embarkasi Asrama Haji Pondok Gede dan Bekasi dengan total 53.621 calon haji.
Berita Terkait
-
Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari
-
Penggawa Timnas China Terancam Dipenjara Gara-gara Ulah Memalukan di Jakarta
-
Tata Cara Salat di Pesawat, Panduan bagi Jemaah Calon Haji
-
Agama Agus Andrianto, Menteri yang Copot Semua Pejabat Imigrasi Soetta
-
Pulang Kampung: Evakuasi Tahap Pertama 37 WNI dari Suriah Berhasil
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Harga Gas Industri Melonjak Bahlil: Produksi Domestik Berkurang!
-
Mau Jadi Pemenang Super BRILink Agen 2026? Mulai dari 3 Langkah Ini
-
APINDO Buka Suara soal Danantara Ekspor, Bisa Tekan Kebocoran Devisa?
-
Arus Peti Kemas Melesat, Ekspor Tapioka hingga Udang Jadi Motor Pertumbuhan
-
Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?
-
Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas
-
Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa
-
Mengapa Mati Lampu Sering Terjadi di Negeri Eksportir Batu Bara Terbesar Dunia?
-
Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027
-
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar