Suara.com - Bandara kerap dipakai untuk penghubung ke dunia luar, baik antar negara maupun kota. Transportasi pesawat terbang amat penting guna mengakomodasi mobilitas manusia.
Meksi belum memiliki bandara berstatus Bandara Internasional, tetapi beberapa negara ini tetap kebanjiran turis.
Vatikan
Luas dari negara ini hanya 0,44 km2 dengan 800 jiwa penduduk yang menghuninya. Luas yang kecil itu, tak bisa membuat bandara bahkan pelabuhan. Vatikan yang berada di tengah pusat kota Roma, hanya bisa diakses turis dengan berjalan kaki saja.
Turis perlu mendarat di Bandara Internasional Leonardo da Vinci atau Bandara Internasional Ciampiano. Kedua bandara itu ada di Roma. Perjalanan ke Vatikan dilajutkan lewat jalur darat atau kereta api.
Monako
Negara ini punya luas 2,08 km2 dengan penduduk sebanyak 37 ribu jiwa. Sebagai negara terkecil di dunia, Monako tak punya tempat untuk membangun bandara sama sekali.
Adapun bandara terdekat Monako terletak di Nice, Perancis: Bandara Internasional Nice Cote d’Zur dengan waktu tempuh 30 menit menggunakan mobil.
Meski tak punya bandara, Monaki punya jalur perlintasan kereta api melintasi pantai Perancis. Jalur itu dipergunakan untuk pelabuhan besar yang menerima barang-barang hingga turis.
Baca Juga: Dirut Garuda Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Tak Terlalu Dibatasi
Andorra
Negara satu itu terletak di Pegunungna Pyrenees antara Perancis dan Spayol. Karena letak geografis itulah, Andorra tak memiliki bandara internasional.
Luas dari Andorra adalah 468 km2, puncak pengunungannya hampir 3 ribu meter. Apalagi jika sedang masa musim dingin, maka kabut atau es akan menyelimuti Andorra. Tentu membangun bandara justru mendatangkan bahaya.
Mesti tak ada bandara, Andorra lengkap dengan perlintasan darat seperti kereta api, bus dan mobil.
Adapun bandara umum terdekat di Spanyol adalah La Seu d'Urgell, Barcelona, Lleida, Reus dan Girona. Sedangkan bandara terdekat di Perancis adalah Toulouse, Carcassonne dan Perpignan.
Liecthenstein
Terletak di antara Swiss dan Austria dengan geografis perbukitan tinggi serta pegunungan rendah. Negara Liecthenstein hanya memiliki luas 169 km2 saja.
Apabila ingin berkunjung ke negara ini, turis bisa mendarat terlebih dahulu ke Bandara Internasional Zurich di Swiss. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan bus atau mobil sejauh 128 km.
San Marino
Sebagai negara terkecil urutan kelima di dunia, negara ini dikelilingi sepenuhnya daratan Italia. Geografis perbukitan menjadi penyebab mustahil membangun bandara.
Untuk bisa berkunjung ke San Marino, bisa mendarat terlebih dahulu ke Bandara Internasional Federico Fellini di Italia. Jarak dari sana ke San Mario adalah 23 km.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
6 Ruas Tol Ini Digratiskan Selama Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya
-
Pengamat Ungkap 7 Poin Perjanjian Indonesia-AS Berpotensi Ancam Ekonomi Nasional
-
Daftar 6 Ruas Tol yang Dibuka Fungsional Selama Mudik Lebaran
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
-
Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998
-
BI: Transformasi Digital Sistem Pembayaran Indonesia Jadi Rujukan Lembaga Keuangan Dunia
-
Bukan Esemka, Industri Nasional Ini Sudah Mampu Produksi Mobil Pikap Sendiri
-
Ratusan Saham Masih Belum Penuhi Ambang Batas Free Float IHSG
-
Pengamat: Kesepakatan Dagang Indonesia-AS Gugur, Tak Perlu Gabung BoP!
-
Amerika Serikat Masih 'Labil', Pemerintah Diminta Tak Buru-buru Ratifikasi ART RIAS