Suara.com - PT Jababeka Tbk melalui anak perusahaannya PT Infrastruktur Cakrawala Telekomunikasi (ICTel) bersama dengan Kawasan Industri Kendal (KEK Kendal) menyelenggarakan acara tenant gathering di Semarang.
Mengusung tema “Revolutionizing Business with Fiber Connectivity for Industry 4.0” , tujuan acara ini ialah menawarkan solusi komunikasi berbasis fiber optik bagi tenant Kawasan Industri Kendal dalam menerapkan transformasi Industri 4.0 bersama dengan mitra-mitra provider ICTel – penyedia solusi konektivitas internet.
Acara dibuka langsung oleh Didik Purbadi selaku Direktur Kawasan Industri Kendal dan Iman Firmansyah Direktur Utama PT Infrastruktur Cakrawala Telekomunikasi, lalu dilanjut pemaparan keynote speech Octario Rezkavianto selaku AVP Application & Platform Management Indosat Business. Acara yang dihadiri lebih dari 100 peserta ini berjalan lancar yang mampu menarik para peserta untuk bertanya.
Dalam acara tersebut, Iman Firmansyah memberikan pemaparan mengenai layanan ICTel – yang sudah proven di Kawasan Industri Jababeka Cikarang – bisa dimanfaatkan oleh para tenant Kawasan Industri Kendal.
Di mana ICTel memiliki berbagai provider yang bisa dipilih untuk mendukung penerapan industri 4.0, yaitu Indosat Business, PLN Icon Plus, Telkom Indonesia, Sukma Sejati Media dan Biznet.
Para mitra ICTel turut juga memaparkan informasi terbaru mengenai layanan-layanan dalam meningkatkan efisiensi operasional dan memungkinkan terjadi inovasi.
Iman – begitu biasa disapa – tak lupa menjelaskan keunggulan memakai layanan komunikasi berbasis fiber optik milik ICTel. Menurutnya, penggunaan layanan internet berbasis fiber optik bisa dijadikan “tulang pungung” keberlangsungan operasional tenant di Kawasan Industri Kendal.
Karena koneksi internet yang dihasilkan stabil, cepat dan transfer data yang lancar tanpa terpengaruh oleh kondisi cuaca buruk, seperti hujan.
Menanggapi hal itu, Purbadi – sapaan akrabnya, juga menekankan pentingnya peran ICT (Information & Communication Technology) guna mendukung proses produksi hingga efisiensi operasional bisnis di seluruh tenant dalam Kawasan Industri Kendal.
Baca Juga: Kota Jababeka Siap Jadi Kota Metropolitan Pasca Jakarta Lepas Status Ibukota
“Peran infrastruktur konektivitas di dalam ekosistem industri kita merupakan salah satu yang penting, di mana melalui layanan ini bersama dengan mitra-mitra dari ICTel, dapat menggerakan proses bisnis tenant-tenant, dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memungkinkan untuk terjadinya inovasi,” kata Purbadi ditulis Kamis (30/5/2024).
Ia menambahkan bahwa acara tersebut bisa digunakan untuk para tenant bertukar ide, membandingkan atau mengeksplorasi provider mitra ICTel terhadap kebutuhan internet setiap tenant. Karena, setiap jenis industri akan membuat tiap tenant memiliki kebutuhan kecepatan layanan internet berbeda.
Karenanya, penting mengetahui keunggulan dari setiap provider mitra ICTel dengan kebutuhan layanan internet yang dimiliki tiap tenant.
ICTel bersama dengan Kawasan Industri Kendal terus mengupayakan penerapan teknologi informasi dan komunikasi yang unggul sebagai komitmen mendukung pertumbuhan bisnis para tenant di Kawasan Industri Kendal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Rupiah Jeblok Rp18.000 per Dolar AS, Ekonomi 200 Juta WNI Dipertaruhkan
-
Harga Emas Antam Lagi Murah Dibanderol Rp 2,75 Juta per Gram
-
Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Ikut Laporkan Kasus Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Bukan Cuma soal Gizi, Prabowo Ungkap Dampak Ekonomi Dahsyat Kalau MBG Berjalan Benar
-
Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI
-
BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS
-
Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga
-
Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran
-
LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen