Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) raih dua penghargaan terbaik dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2024 atas implementasi strategi perusahaan dalam menjaga dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Masing-masing Best Enterprise in Regulatory Compliance sektor Manufaktur, dengan predikat Sapphire (Prosper A) sebagai penghargaan tertinggi, disusul Most Inspiring Leader in Regulatory Compliance sektor Manufaktur bagi Direktur Utama Pupuk Kaltim.
Penghargaan ini bentuk apresiasi peran Pupuk Kaltim terhadap pencapaian, inovasi dan kontribusi dalam mendukung kepatuhan hukum terhadap peraturan perundang-undangan di Indonesia. Dimana Pupuk Kaltim dinilai memiliki komitmen tinggi untuk terus berinovasi, sekaligus meningkatkan Tata Kelola Perusahaan sesuai prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
"Pupuk Kaltim selalu menerapkan prinsip GCG dalam setiap aspek operasional Perusahaan, dan penghargaan ini menunjukkan bahwa inovasi yang Pupuk Kaltim lakukan dalam meningkatkan kepatuhan GCG diakui dan diapresiasi," ujar Direktur Operasi Pupuk Kaltim F Purwanto, ditulis Senin (10/6/2024).
Dijelaskan Purwanto, kepatuhan terhadap regulasi dan implementasi GCG menjadi fondasi utama Pupuk Kaltim dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil tidak hanya mematuhi hukum, tetapi juga berlandaskan pada nilai etika yang tinggi sebagai hal mutlak dalam mengelola perusahaan. Terutama di industri pupuk yang sarat dengan tantangan dan tanggung jawab terhadap lingkungan hingga masyarakat.
Dari hal tersebut, penerapan GCG secara konsisten tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi persaingan global. Langkah ini pun didukung seluruh insan perusahaan yang bekerja secara proaktif, berdedikasi dan selalu berinovasi meningkatkan standar GCG melalui berbagai strategi, guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
"Pupuk Kaltim percaya bahwa dengan integritas, transparansi dan inovasi yang berkelanjutan, kita akan dapat menghadapi tantangan untuk meraih peluang masa depan dengan lebih baik," tandas Purwanto.
Ke depan, Pupuk Kaltim memastikan terus memperkuat aspek kepatuhan agar operasional bisnis perusahaan berjalan secara transparan dan akuntabel. Didukung adopsi teknologi informasi yang memungkinkan perusahaan memantau dan mengelola aspek kepatuhan guna mengidentifikasi segala potensi pelanggaran untuk segera ditangani.
Seiring komitmen yang kuat dan strategi yang efektif, Pupuk Kaltim optimis pemenuhan terhadap peraturan perundang-undangan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai keunggulan kompetitif di sektor manufaktur dan industri petrokimia.
Baca Juga: Wujudkan SDM Unggul Berdaya Saing, Pupuk Kaltim Kembali Wisuda 30 Peserta Pendidikan Vokasi Industri
"Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan kepatuhan terhadap regulasi, serta berinovasi menjalankan usaha secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus berkontribusi positif bagi industri, masyarakat dan lingkungan," tambah Purwanto.
Chief Executive Officer Hukumonline Arkka Dhiratara, mengungkapkan IRCA merupakan yang pertama dan satu-satunya penghargaan bidang kepatuhan hukum di Indonesia, sebagai bentuk apresiasi bagi perusahaan dan pimpinan korporasi atas dedikasi, kinerja dan upaya dalam menjalankan kepatuhan hukum di tiap proses bisnis.
Terlebih di tengah dinamika regulasi yang terus berubah di Indonesia, kepatuhan hukum tidak hanya menjadi sekadar kewajiban, tapi juga tanggung jawab moral dan etika bagi pelaku bisnis yang senantiasa harus dijunjung tinggi. Oleh karena itu, memastikan kepatuhan hukum dalam perusahaan merupakan tugas yang menantang. Namun hal tersebut juga sangat krusial dalam meminimalisasi risiko hukum dan menjaga nama baik serta reputasi perusahaan.
"Maka dengan ajang IRCA 2024, diharap dapat memacu semangat pelaku usaha maupun praktisi kepatuhan hukum untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme, guna menjaga integritas dan kelangsungan bisnis yang legal serta bertanggung jawab," ungkap Arkka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program
-
Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan
-
Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur
-
OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI
-
Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung
-
Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG
-
Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel
-
Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan
-
BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur
-
Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN