Suara.com - Secara resmi menggantikan posisi Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris Utama Pertamina, nama Simon Aloysius Mantiri menjadi sorotan publik. Pasalnya dirinya dikenal sebagai salah satu orang dekat Prabowo Subianto, presiden terpilih pada pemilu lalu.
Simon secara resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2023 Pertamina, yang digelar pada hari Senin, 10 Juni 2024 lalu.
Profil Simon Aloysius Mantiri
Memiliki nama lengkap Simon Aloysius Mantiri, ia merupakan politikus dan Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra. Berasal dari Tomohon, Sulawesi Utara, ulang tahunnya adalah pada tanggal 3 Oktober.
Simon dikenal sebagai salah satu orang dekat Prabowo Subianto dan menduduki jabatan penting pada TKN, yakni sebagai wakil bendahara. Ia aktif berkampanye untuk beberapa program unggulan pasangan tersebut di Sulawesi Utara, tempat kelahirannya.
Berbagai posisi penting pernah ia duduki selama berada di dunia politik dan dunia bisnis. Hal ini terlihat dari laman LinkedIn yang ia miliki.
Riwayat Karir
Mengacu pada laman LinkedIn yang ia miliki, ia tercatat pernah menduduki beberapa jabatan yang perannya cukup penting.
Mulai dari Personal Assistant CEO PT Nusantara Energy, menjabat sebagai salah satu direktur di PT Nusantara Energy, Komisaris Utama dan Independen PT Pertamina (Persero), dan lain sebagainya. Sebagai catatan, PT Nusantara Energy sendiri merupakan perusahaan yang dimiliki Prabowo Subianto, yang membawahi sekitar 27 anak perusahaan lain.
Baca Juga: Harga Solar di Malaysia Meroket, Begini Perbandingannya dengan di Indonesia
Fokus industri dari perusahaan besar ini adalah pada bidang tambang batubara, kemudian kelapa sawit, hingga bisnis perkebunan. Meski banyak yang menyangka bahwa jabatan tersebut didapatkan karena kedekatannya dengan sang pemilik, namun sepak terjang karir Simon juga tidak bisa dipandang sebelah mata yang dapat menjadi cerminan kemampuannya dalam melakukan tugas-tugas di setiap posisi yang diberikan padanya.
Pendidikan Simon
Jika dilihat pada laman LinkedIn yang ia miliki, tidak banyak keterangan yang bisa didapatkan. Bahkan riwayat pendidikannya pun hingga saat ini tidak dapat ditemukan di berbagai media atau sumber. Namun dilansir dari situs resmi Pertamina, Simon merupakan alumni dari School of Business and Management di Institut Teknologi Bandung. Artinya, latar belakang pendidikan yang ia miliki memang berbasis bisnis, sehingga dirasa tepat menjabat di industri.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Admin Medsos Unggah Momen Prabowo-Gibran Ngopi di Hambalang, Dasco Gerindra: Wah Repot Jawabnya
-
Profil Simon Aloysius Mantiri, Anak Buah Prabowo Gantikan Ahok Jadi Komut Pertamina
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Kemenangan Prabowo hingga Kekalahan Paslon Lain, Publik Sepakat
-
Tanpa Nego! Prabowo Langsung Boyong Sapi Kurban Spesial Rp500 Juta, Ini 5 Fakta Menarik Dibaliknya
-
Harga Solar di Malaysia Meroket, Begini Perbandingannya dengan di Indonesia
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini
-
Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI
-
Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000
-
Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71
-
Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam