Suara.com - Mantan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, saat ini tengah menjadi sorotan karena rangkap jabatan sebagai Komisaris MIND ID dan Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penunjukan Grace Natalie sebagai Komisaris MIND ID, BUMN Holding Industri Pertambangan dan Batubara, menuai kritik dari beberapa pihak. Mereka mempertanyakan potensi konflik kepentingan dan efektivitas Grace dalam menjalankan dua peran penting tersebut secara bersamaan.
Menanggapi hal tersebut, Grace Natalie memilih untuk nonaktif dari PSI demi mengikuti aturan yang melarang rangkap jabatan bagi pengurus partai politik.
"Saya sudah tidak aktif di PSI. Saya mengikuti aturan yang ada," ujar Grace Natalie dikutip Selasa (11/6/2024).
Sebagai Komisaris MIND ID, Grace Natalie dikabarkan akan fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi di perusahaan BUMN tersebut.
Sedangkan sebagai Stafsus Presiden, Grace Natalie ditugaskan untuk membantu Presiden Jokowi dalam merumuskan kebijakan dan strategi komunikasi publik.
Meskipun rangkap jabatan, Grace Natalie menyatakan komitmennya untuk menjalankan kedua tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab.
"Saya akan menjalankan kedua tugas ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab," tegas Grace Natalie.
Baca Juga: Prabowo Presiden, Kader Kawakan Gerindra Mulai Bagi-bagi Jabatan Kursi Komisaris BUMN
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%