Suara.com - Pada hari Sabtu (8/6/2024), sebuah toko jam tangan mewah di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten, dirampok oleh seorang pria.
Pelaku yang menggunakan senjata tajam berhasil membawa kabur 18 jam tangan mewah dengan total kerugian mencapai Rp 14 miliar.
Peristiwa perampokan ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Aksi pelaku terekam kamera CCTV toko. Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku masuk ke dalam toko seorang diri dan langsung mengancam karyawan toko dengan senjata tajam.
Karyawan toko yang ketakutan kemudian menyerahkan jam tangan mewah yang ada di etalase kepada pelaku. Pelaku kemudian membawa jam tangan tersebut dan melarikan diri dari toko.
Petugas keamanan PIK dan kepolisian yang mendapat laporan kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Upaya tersebut membuahkan hasil, pelaku berhasil ditangkap di kawasan Cipanas, Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (10/6/2024).
Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan Tim gabungan Polres Metro Tangerang Kota dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Polisi juga masih mendalami motif pelaku melakukan aksi perampokan tersebut.
"Berhasil mengamankan seseorang laki-laki yang inisial HK, ditangkap kemarin hari Selasa jam 18.50 WIB di sebuah hotel di daerah Cipanas, Puncak. Saat ini masih dilakukan pendalaman oleh penyidik pemeriksaan terhadap Tersangka, kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo