Suara.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN sedang dihadapkan dengan situasi sulit terkait kondisi keuangan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebanyak 6 BUMN dikabarkan terancam bangkrut karena mengalami kerugian dan utang yang menumpuk.
Keenam BUMN tersebut adalah:
PT Indah Karya (Persero)
PT Dok Dan Perkapalan Surabaya (Persero)
PT Amarta Karya (Persero)
PT Barata Indonesia (Persero)
PT Varuna Tirta Prakasya (Persero)
PT Semen Kupang
Kondisi keuangan mereka dikhawatirkan akan semakin memburuk, sehingga berpotensi merugikan negara.
"Yang potensi minimum operasi itu sebenarnya more than likely akan kita setop, apakah nanti lewat likuidasi atau pembubaran BUMN, sepertinya ke sana ujungnya," kata Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Yadi Jaya Ruchandi dalam Rapat Panja dengan Komisi VI DPR RI pada Senin (25/6/2024).
Danareksa kata Yadi selaku induk yang membawahi PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) mengungkapkan bahwa ada salah satu perusahaan pelat merah yang masih terbelenggu oleh hutang.
Yadi mengatakan, perusahaan yang masih terlilit hutang adalah PT Barata Indonesia (Persero). Menurutnya, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menyehatkan perusahaan tersebut.
Ia mengatakan lebih jauh, PT Barata Indonesia (Persero) telah menempuh langkah restrukturisasi melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Namun, kewajiban hutangnya belum dapat terlunasi karena terbebani oleh hutang masa lalu.
"Jadi Barata itu kami kerjakan PKPU selesai. Cuman setelah PKPU sampai sekarang perusahaannya nggak bisa turnaround-turnaround," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia