Suara.com - PT Kilang Pertamina Internasioal (KPI) mengungkapkan teknologi baru untuk menangkal petir agar tak menyambar kilang minyak. Salah satunya, memasang alat khusus untuk memproteksi daerah kilang agar tak tersambar petir.
Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman mengatakan, alat tersebut telah terpasang di seluruh kilang yang dikelola KPI oleh perusahaan.
"Contoh yang sudah kita lakukan, belajar dari fire incident 2020-2021. Itu kan dulu kan dosanya petir. Nah itu kita pasang semua lighting protection system di semua kilang," ujarnya di Jakarta, Rabu (17/7/2024).
Taufik melanjutkan, pihaknya juga akan memasang alat baru, di mana bisa mengalihkan potensi terjadi petir ke tempat lain. Sehingga, petir tidak terjadi di kawasan kilang minyak.
Namun, alat tersebut masih dikaji oleh KPI, sebab merupakan alat baru di industri minyak dan gas.
"Belum (dipasang), sedang dikaji. Karena itu juga baru recently di industri itu muncul. Untuk mendekoying itu," jelas dia.
Selani itu, Taufik juga memastikan kondisi kilang prima mengolah bahan bakar. Misalnya, peremajaan alat-alat pendukung di seluruh kilang minyak.
"Ya tentunya permajaan itu harus. Karena over the time itu kondisi pabrik kan menurunlah, kesehatan pabrik itu. Kita kan harus tetap jaga kesehatan pabrik itu yang dalam kondisi prima," ucap dia.
"Mudah-mudahan dengan bantuan itu, pengenalan kita kenal dengan teknologi yang ada, update. Itu bisa kita terapkan di kilang kita, sehingga kilang kita bisa lebih handal dan lebih terproteksi. Itu tujuannya sebenarnya," pungkas Taufik.
Baca Juga: BBM Baru yang Akan Diluncurkan Pertamina di 17 Agustus Berjenis Diesel
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya