Suara.com - Ketua Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) Yudianto Tri mendorong agar koperasi-koperasi pasar dapat mengelola aset bisnis yang ada di kawasan pasar.
Hal tersebut disampaikan Yudianto Tri terkait upaya untuk semakin mensejahterakan pelaku pasar khususnya mereka yang bergabung di anggota koperasi.
"Khususnya untuk koperasi-koperasi pasar di bawah naungan Inkoppas dan Puskoppas perlu di daya gunakan," ujar Yudianto dalam keterangannya, Kamis (18/7/2024).
Ia menjelaskan masing-masing koperasi di pasar-pasar tersebut untuk turut mengelola aset-aset bisnis di perpasaran yang bisa turut lebih mensejahterakan para pedagang pasar.
"Misalnya bisnis jasa perparkiran, jasa keamanan, jasa pengelola kebersihan dan bisnis-bisnis lainnya yang menunjang kegiatan perpasaran di masing-masing pasar tersebut," tambahnya.
Yudianto diketahui mendapatkan penghargaan Pembina Koperasi Andalan yang diberikan oleh DEKOPIN pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke 77 yang diselenggarakan di SMESCO Convention Hall pada 12 Juli 2024.
"Inkoppas mengharapkan Kemenkop UKM agar lebih memperhatikan perkembangan gerakan koperasi ke depan, terutama dukungan terhadap akses permodalan, pelatihan, peluang berusaha, digitalisasi dan regenerasi yang menjadi tantangan untuk meraih peluang berusaha bagi koperasi-koperasi di Indonesia," pungkas Yudianto Tri.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab