Suara.com - Legenda investor Warren Buffett kembali melakukan aksi jual saham BYD, produsen mobil listrik asal China.
Penjualan terbaru ini membuat kepemilikan Berkshire Hathaway, perusahaan investasi milik Buffett, di BYD turun di bawah 5% untuk pertama kalinya.
Menurut pengajuan di Bursa Efek Hong Kong pada Senin (22/7/2024), Berkshire menjual saham H BYD senilai HK$310,5 juta (sekitar US$40 juta). Penjualan ini memangkas kepemilikan Berkshire di BYD menjadi 4,94% dari 5,06%.
Penjualan terbaru ini menandai penjualan saham BYD ke-14 oleh Berkshire sejak Agustus 2022. Saat itu, Berkshire mulai mengurangi kepemilikannya di BYD setelah harga sahamnya naik lebih dari 20 kali lipat dalam setahun.
Berkshire pertama kali berinvestasi di BYD pada tahun 2008, dengan membeli 225 juta saham senilai US$230 juta. Saat itu, investasi tersebut setara dengan 10% kepemilikan BYD.
Alasan pasti di balik penjualan saham BYD oleh Berkshire tidak diungkapkan secara resmi. Namun, beberapa analis berspekulasi bahwa hal ini mungkin karena kekuhawatiran tentang valuasi BYD yang tinggi atau keinginan Berkshire untuk realokasikan modalnya ke investasi lain.
Meskipun Berkshire terus mengurangi kepemilikannya di BYD, Buffett masih optimis tentang prospek jangka panjang perusahaan. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, dia mengatakan bahwa BYD adalah "perusahaan yang fantastis" dengan "masa depan yang cerah".
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar