Suara.com - Konsisten terapkan keterbukaan informasi, Bank DKI mendapatkan penghargaan sebagai Popular Companies 2024 atas implementasi strategi komunikasi dan kehumasan secara efektif, serta mempertahankan reputasi positif perusahaan, pada ajang 5th Indonesia Public Relation Awards 2024.
Selain itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi turut mendapatkan penghargaan kategori individu sebagai salah satu dari 50 PR Person Award 2024, sebagai apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengelola komunikasi dan kehumasan di Bank DKI.
Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, dalam melalui pernyataan resminya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi berharga atas berbagai aktivitas komunikasi publik yang telah dilaksanakan oleh Bank DKI. Kami akan terus konsisten menyampaikan informasi secara transparan, akurat, dan jelas, sebagai wujud dedikasi kami kepada seluruh pemangku kepentingan, pemegang saham, dan masyarakat luas,” ujar Agus ditulis Sabtu (10/8/2024).
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menegaskan bahwa pada era digitalisasi saat ini, kehumasan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga dan memperkuat citra positif perusahaan.
“Keberhasilan Bank DKI dalam meraih penghargaan ini tidak terlepas dari inovasi, kerja keras, dan kolaborasi yang solid dari seluruh tim, serta strategi komunikasi yang turut mempertimbangkan tren komunikasi terkini,” kata Arie.
Bank DKI terus berinovasi dalam menyebarkan informasi melalui berbagai saluran komunikasi terkini, seperti situs web resmi, media sosial, dan publikasi rutin. Transparansi informasi dan hubungan baik dengan media dan pemangku kepentingan terkait, menjadi fokus utama dalam menjaga citra perusahaan di mata publik.
Selain itu, Bank DKI secara aktif terlibat dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan, yang menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.
Bank DKI juga fokus pada peningkatan kapasitas internal tim kehumasan melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan yang relevan, sehingga dapat menjalankan tugas dengan lebih efektif.
Baca Juga: Bank DKI Tebar Kartu Bansos di Kepulauan Seribu
Termasuk menyediakan saluran komunikasi dua arah untuk menerima masukan dan umpan balik dari nasabah serta masyarakat melalui saluran media sosial, layanan chat melalui whatsapp 08190-1500351, dan Contact Centre Bank DKI 1500-351.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026
-
Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah
-
Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah
-
Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya
-
Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI
-
Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera
-
Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN