Suara.com - KRAKATAU POSCO yang merupakan perusahaan baja patungan antara Krakatau Steel dan POSCO telah meluncurkan kelas Teknologi Industri Baja yang pertama di Indonesia yang secara resmi dibuka pada Selasa, 20 Agustus 2024 di Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB).
Politeknik tersebut merupakan binaan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang berada dibawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI).
Kelas Teknologi Industri Baja ini merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk mengisi kebutuhan tenaga ahli di bidang teknologi baja, termasuk dalam penguasaan proses produksi, penggunaan teknologi canggih, dan pengembangan inovasi di sektor industri.
Sejalan dengan agenda nasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memperkuat daya saing industri program inovatif ini dirancang sebagai upaya mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi tinggi dan siap bersaing dalam industri baja yang terus berkembang yang mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Perindustrian.
“Peluncuran kelas Teknologi Industri Baja ini merupakan bagian dari komitmen KRAKATAU POSCO untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di sektor industri baja. Melalui program ini, kami berharap dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teknis, tetapi juga mampu berinovasi dan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan industri,” ungkap Jung Bum-Su, Presiden Direktur KRAKATAU POSCO ditulis Rabu (21/8/2024).
Sebagai perusahaan yang berdiri di Kota Cilegon, KRAKATAU POSCO tentunya mengoptimalkan kontribusi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Cilegon agar memiliki daya saing tinggi sehingga siap mengambil peran di dunia industri.
Pemerintah Kota Cilegon menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada KRAKATAU POSCO yang telah berkolaborasi dan teguh bersinergi bersama Kementerian Perindustrian untuk memperkuat sistem pendidikan di Politeknik Industri Petrokimia Banten.
“KRAKATAU POSCO sebagai industri baja yang tumbuh di Kota Cilegon sudah memberikan sumbangsih yang begitu besar untuk masyarakat Kota Cilegon. Melalui program yang luar biasa dengan peluang beasiswa penuh yang diberikan, kami mewakili pemerintah Kota Cilegon menyampaikan apresiasi dan harapan semoga generasi muda Kota Cilegon dapat bersaing dan turut andil dalam kemajuan industri baja Indonesia,” ungkap H.Humaedi selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cilegon.
Pada kesempatan ini, Direktur Politeknik Petrokimia Banten, Supardi menambahkan, kerja sama dengan KRAKATAU POSCO ini merupakan langkah penting bagi kami dalam memperkuat program pendidikan vokasi yang kami miliki.
Baca Juga: Berbagi Peran dalam Membangun Kota Cilegon: Krakatau Posco adakan Program Wanita Hebat
"Kelas Teknologi Industri Baja ini tidak hanya memperkaya kurikulum kami, tetapi juga memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang sangat dibutuhkan oleh industri," ujarnya.
Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB) akan memulai kelas teknologi industri baja pada bulan Agustus ini. Kelas teknologi industri baja ini dilengkapi dengan fasilitas pendidikan dan laboratorium berstandar industri yang dapat mendukung pembelajaran kelas teknologi industri baja secara optimal.
Siswa yang terpilih dalam program ini 60% berasal dari Kota Cilegon berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan, Supardi juga menjelaskan bahwa siswa yang terpilih akan mendapatkan pelatihan intensif, termasuk modul khusus yang dikembangkan oleh para ahli dari KRAKATAU POSCO, serta kesempatan magang langsung di pabrik baja KRAKATAU POSCO yang akan memberikan pengalaman praktis kepada para siswa sebelum terjun ke dunia kerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara