Suara.com - Sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus memiliki otoritas yang tak perlu dipertanyakan, mengingat agama ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia.
Saat bepergian dari Vatikan ke berbagai negara, ia sering menolak akomodasi mewah dan lebih memilih yang lebih sederhana. Bahkan, saat berada di Indonesia, ia memilih menggunakan mobil Toyota Kijang Innova Zenix.
Kijang Zenix merupakan mobil keluarga yang cukup umum ditemukan di Indonesia. Harga Innova Zenix dimulai dari Rp 430,4 Juta untuk varian dasar 2.0L G CVT dan naik hingga Rp 476,2 Juta untuk varian tertinggi.
Meski tidak bisa disebut sebagai kekayaan miliknya. Paus Fransiskus setidaknya bisa saja mendapatkan pelayanan nomor wahid karena Vatikan dilaporkan memiliki kekayaan 10 hingga 15 miliar dolar AS atau sekitar Rp233 triliun.
Dikutip dari Time, total kekayaan Vatikan diperkirakan mencapai antara 10 hingga 15 miliar dolar AS. Dari jumlah ini, kepemilikan saham di Italia mencapai sekitar 1,6 miliar dolar AS, atau 15% dari nilai saham yang terdaftar di pasar saham Italia. Vatikan memiliki investasi besar di sektor perbankan, asuransi, bahan kimia, baja, konstruksi, dan properti.
Sedangkan dalam hal transportasi udara, Paus Fransiskus cenderung memilih pesawat komersial daripada jet pribadi, meskipun ia memiliki otoritas untuk memilih jet mewah jika diinginkan. Untuk perjalanan di luar Italia, Vatikan biasanya menyewa pesawat.
Sebelumnya, penyewaan ini dilakukan oleh Alitalia, maskapai nasional Italia yang sudah lama beroperasi. Namun, setelah Alitalia bangkrut, tugas tersebut dialihkan ke ITA Airways.
Menurut laporan Simple Flying, selain rombongan resmi Vatikan, di dalam pesawat yang digunakan Paus juga terdapat rombongan pers yang meliput perjalanan tersebut. Jenis pesawat yang digunakan disesuaikan dengan jarak tempuh perjalanan. Untuk jarak pendek dan menengah, biasanya digunakan pesawat Airbus A320 atau A321. Dalam kunjungannya ke Indonesia baru-baru ini, Paus menggunakan Airbus A330neo milik ITA Airways.
Pesawat yang ditumpangi Paus bukanlah pesawat dengan layanan khusus. Meski tidak ada sebutan resmi seperti "Pope Force One," saat Paus berada di dalam pesawat, penerbangan ITA Airways menggunakan nomor penerbangan AZ4000. Beberapa tahun lalu, saat Paus melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, pesawat yang digunakan pernah dijuluki "Shepherd One."
Baca Juga: Jokowi Bersiap Sambut Paus Fransiskus: Rakyat Indonesia Menyambut Hangat Kunjungan Bersejarah Ini
Biasanya, Paus Fransiskus terbang dengan ITA Airways dari Italia, tetapi penerbangan ini sering kali hanya satu arah. Untuk perjalanan pulang, Paus lebih sering menggunakan maskapai nasional negara yang dikunjunginya atau maskapai besar lainnya. Ini memungkinkan Paus terbang dengan berbagai maskapai selama masa kepemimpinannya.
Sejumlah maskapai yang pernah mengantarkan Paus kembali ke Italia meliputi American Airlines, Biman Bangladesh, Avianca, dan TAP Air Portugal. Bahkan, maskapai airBaltic pernah menerbangkan Paus dengan Airbus A220, yang ukurannya lebih kecil daripada A330.
Berita Terkait
-
Paus Fransiskus Pilih Naik Pesawat Komersil daripada Jet Pribadi, Publik Sindir Kaesang
-
Kesederhanaan Paus Fransiskus Selama di Indonesia: Tak Pakai Kendaraan Mewah hingga Menginap di Kedubes Vatikan
-
Kecepatan Hampir Sama, Ternyata Ini Perbedaan Pesawat Komersil yang Ditumpangi Paus Fransiskus dengan Jet Pribadi
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI