Suara.com - Tak banyak bisnis yang memiliki ribuan review di Google. Jika ada, itu merupakan salah satu tanda keseriusan dalam melayani pelanggan. Falisha Laundry, layanan Laundry Express Jogja, telah menarik perhatian publik dengan lebih dari 3.000 review bintang 5 di Google.
Rahasia di balik kesuksesan ini ternyata terletak pada komitmen mereka untuk memberikan pelayanan yang selalu memuaskan.
"Kami selalu berkomitmen tinggi demi memberikan pelayanan terbaik untuk para pelanggan. Entah saat hujan deras atau kemacetan di jalan, jika pelanggan membutuhkan, kami akan datang untuk menjemput secepat mungkin dan mengantar sesuai dengan waktunya karena kami mengembangkan aplikasi sendiri agar laundry pasti diantar tanpa ada kesalahan manusia," kata pemilik Falisha Laundry, Rizki Akbariyan.
"Selain hasilnya yang bersih dan wangi, waktu pengerjaan laundry juga sangat cepat, bisa selesai dalam waktu 3 jam. Sehingga pelanggan atau wisatawan tidak perlu menunggu lama dan akan diantar ke lokasi sesuai dengan yang diinginkan," lanjutnya.
Salah satu keunggulan Falisha Laundry adalah layanan pickup dan pengantaran sesuai permintaan pelanggan. Ini sangat memudahkan, terutama bagi wisatawan yang berkunjung ke area Malioboro maupun warga lokal.
Pakaian Anda dijemput dan diantar tepat waktu, sesuai jadwal yang Anda pilih. Tidak ada lagi cerita penundaan atau ketidakpastian.
Selain itu, kualitas kebersihan di Falisha Laundry tak perlu diragukan. Setiap pakaian dicuci menggunakan deterjen SoKlin Liquid, yang dikenal mampu menghilangkan noda membandel tanpa merusak kain. Hasilnya? Pakaian Anda tak hanya bersih, tetapi juga tetap terawat.
Dengan standar pelayanan tinggi dan berkualitas, tak heran jika Falisha Laundry menjadi pilihan utama masyarakat dan wisatawan yang ingin hasil cuci bersih, cepat, dan terpercaya.
Baca Juga: Creative Playdate Bareng Mainyuk dan Piyama Cafe: Bermain Sambil Belajar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Kemenkeu Akui Perjanjian Dagang RI-AS Berpengaruh ke Penerimaan Negara
-
IHSG Tembus Level 8.300 Lagi Hari ini, Cek Daftar Saham yang Cuan
-
Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran
-
BPS Gelar Sensus Ekonomi 2026, Sasar Pelaku Usaha