Suara.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui SHAFTHI (Soekarno Hatta Fuel Terminal & Hydrant Installation) meraih penghargaan bergengsi ESG (Environmental, Social & Governance) Nusantara dengan peringkat Gold Kalimantan dalam ajang ESG Nusantara Plaudit 2024.
Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri Investasi/Wakil Kepala BKPM Yuliot Tanjung.
Panitia ajang ESG Nusantara ini dalam nominasinya menggunakan nama pulau di Indonesia dalam kategori penghargaannya yang diasumsikan sebagai kompleksitas lingkungan dan masyarakat dimana perusahaan memainkan peran untuk menentukan kelestarian maupun kesejahteraan.
Pencapaian ini yang tidak hanya mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan standar ESG yang tinggi tetapi juga menggarisbawahi upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan.
Pertamina Patra Niaga SHAFTHI memperoleh peringkat Gold Kalimantan setelah berhasil mengikuti roadmap ESG yang disusun oleh La Tofi School of Social Responsibility mencakup pengakuan dalam tiga aspek utama yang sangat penting dalam konteks keberlanjutan, yaitu Environmental yang dikenal melalui penghargaan Indonesia Green Awards yang diberikan pada 17 Januari 2024 sebagai bentuk pengakuan upaya perusahaan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, Social yang diperoleh melalui CSR (Corporate Social Responsibility) SME (Small Medium Enterprise) Asia Awards pada 1 April 2024 dan Nusantara CSR Awards pada 17 Juli 2024 sebagai bentuk menghargai kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat dan Governance yang dikenal melalui Asian Impact Awards yang diselenggarakan pada 18-19 September 2024 sebagai bentuk memberikan penilaian terhadap tata kelola bisnis yang baik dan transparan.
Dalam kesempatan yang berbeda, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan menyampaikan bahwa pencapaian yang diraih oleh Pertamina Patra Niaga SHAFTHI ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi seluruh karyawan dan pemangku kepentingan tetapi juga diharapkan dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain di seluruh Indonesia untuk mengadopsi dan menerapkan prinsip-prinsip ESG dalam setiap kegiatan operasionalnya.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan dan tanggung jawab sosial adalah dua aspek yang sangat penting dalam menjalankan bisnis yang sukses di era modern ini, dimana apresiasi ini mendorong kami untuk terus mengembangkan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan," ucap Eko.
Hal ini tentunya juga sejalan dengan prinsip bahwa program yang berkelanjutan harus mampu memberikan hasil positif yang berkelanjutan bagi komunitas lokal serta dapat membantu mengatasi berbagai masalah sosial seperti kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
SHAFTHI Manager Ridwan mengatakan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan dedikasi tanpa henti dari seluruh tim di Pertamina Patra Niaga SHAFTHI yang telah bekerja sama dengan komitmen yang tinggi untuk terus meningkatkan kinerja CSR serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan memberdayakan masyarakat di sekitar perusahaan.
Baca Juga: Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polda Metro Jaya
“Dengan pencapaian yang luar biasa ini, kami berharap bahwa peringkat ini akan menjadi bukti nyata dari kinerja CSR yang telah dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga SHAFTHI, yang diharapkan dapat terus meningkat di masa mendatang,” ucap Ridwan.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, Pertamina Patra Niaga SHAFTHI akan terus menjalankan program yang berkelanjutan dan mendukung pembangunan yang merata. Piagam ini bukan hanya menjadi sebuah pencapaian, namun juga sebagai tanggung jawab untuk terus melangkah maju dan mewujudkan visi dan misi bersama untuk menuju masa depan yang lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat