Suara.com - PT Siloam Internasional Hospitals Tbk. (SILO) mengejar target menjadi pemimpin di sektor kesehatan. Salah satunya, memberikan layanan kesehatan yang berkualitas tinggi.
Dalam hal ini, emiten rumah sakt ini mencatatkan prestasi dalam ajang PERSI (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) Awards 2024. Setidaknya, ada 7 penghargaan dengan 4 diantaranya sebagai Top 10 Rumah Sakit Terbaik Bidang Layanan Neurologi, Jantung, dan Kanker.
Sales & Marketing Director Grup RS Siloam, Dewi Widjaja, menyatakan, raihan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh tim perseroan. Pihaknya, terus berkomitmen untuk berinovasi dan meningkatkan layanan.
"Kami memastikan masyarakat Indonesia mendapatkan perawatan berkualitas tinggi dengan standar internasional di setiap rumah sakit kami," ujar Dewi seperti dikutip, Minggu (27/10/2024).
Dewi memaparkan, selama dua tahun terakhir, Grup RS Siloam telah merawat lebih dari 600 ribu pasien Neurologi, Jantung, dan Kanker. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Grup RS Siloam yang terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien, baik yang berasal dari dalam negeri maupun mancanegara.
Upaya ini tidak hanya terlihat dari kualitas layanan medis, namun juga dari pengembangan fasilitas, prosedur, serta teknologi yang digunakan di jaringan rumah sakit Siloam, mulai dari sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi, prosedur-prosedur medis terkini, hingga penggunaan alat-alat medis mutakhir.
RS Siloam TB Simatupang dan Lippo Village Karawaci merupakan stroke ready hospitals dengan kesiapsiagaan 24/7 dokter spesialis saraf, bedah saraf, dan radiologi untuk menangani kasus stroke darurat.
Kedua RS mampu memberikan respons cepat melalui prosedur trombolisis serta tindakan endovaskular seperti trombektomi, memastikan penanganan stroke yang efektif dan tepat waktu untuk pemulihan pasien lebih cepat.
Selain itu, tersedia juga Stroke Unit khusus yang memfasilitasi perawatan intensif dan pemulihan optimal bagi pasien stroke akut. Tak hanya itu, kedua rumah sakit juga menyediakan program rehabilitasi saraf komprehensif yang mencakup terapi fisik, bicara, dan okupasi untuk membantu pasien pulih lebih cepat dan maksimal.
Baca Juga: Emiten Udang Kaesang (PMMP) Terpuruk, Rugi Ratusan Miliar dan Nunggak Gaji Pekerja
Dengan capaian ini, RS Siloam tidak hanya meneguhkan posisi sebagai pemimpin di sektor kesehatan, tetapi juga menjadi pilihan utama masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar