Suara.com - KB Kookmin Bank yang merupakan pemegang saham pengendali PT Bank KB Bukopin Tbk atau KB Bank, memberikan bantuan medis berupa biaya operasi dan perawatan kesehatan anak-anak penyandang penyakit jantung di Indonesia yang memiliki keterbatasan secara ekonomi.
Program tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dan komitmen untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada sektor kesehatan.
Program ini sendiri merupakan bagian dari perjanjian kerja sama antara KB Kookmin Bank dan Samsung Medical Center pada tahun lalu. KB Bank bekerja sama dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin di Bandung, salah satu rumah sakit terkemuka di Indonesia, untuk memberikan dukungan pemulihan pasca-operasi kepada anak-anak yang menjalani operasi di Korea.
Sebanyak sepuluh orang anak dari Indonesia telah menjalani operasi jantung secara gratis di Samsung Seoul Hospital, Korea Selatan pada hari Minggu tanggal 3 November 2024 lalu.
Bantuan ini juga merupakan perluasan dari program kegiatan CSR KB Kookmin Bank yang telah berlangsung selama lebih dari 10 tahun di negara Kamboja. Sejak tahun 2012, sebanyak 100 anak-anak penyandang penyakit jantung di Kamboja telah mendapatkan bantuan penuh untuk menjalani operasi jantung, termasuk akomodasi selama di Korea Selatan.
Direktur Utama KB Bank, Tom (Woo Yeul) Lee mengungkapkan, Anak-anak yang tumbuh sehat dan cerdas adalah kunci untuk pertumbuhan bangsa di masa mendatang.
“KB Bank dengan dukungan penuh dari KB Kookmin Bank berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata atas inisiatif-inisiatif berkelanjutan khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan,” ucapnya.
Menurutnya, KB Bank memiliki komitmen kuat untuk mengintegrasikan nilai-nilai Environmental, Social, dan Governance (ESG) ke dalam operasional perusahaan. Dimana dalam pelaksanaannya, KB Bank turut mengajak perusahaan-perusahaan afiliasi KB Financial Group (KBFG) di Indonesia untuk ikut serta dalam berbagai inisiatif sosial dan lingkungan.
Sebagaimana diketahui, pada awal bulan Oktober 2024 lalu KB Bank bersama dengan perusahaan-perusahaan afiliasi KBFG di Indonesia, telah menjalankan program peningkatan gizi anak-anak kurang mampu melalui penyediaan makan siang sehat dan bergizi.
Baca Juga: Hana Bank dan KTO Jalin Kerja Sama, Bidik Wisatawan Indonesia
Berita Terkait
-
4 Sumber Kekayaan Jordi Onsu, Ngaku Tenang Dengar Kajian Islam dan Meyakini Al-Quran
-
Mahfud MD Minta Eks Menteri Diselidiki Kasus Judol Komdigi, Respons Budi Arie: Jangan Kasih Kendor!
-
Kunci Sukses Mengelola Bisnis di Era Modern, Apa Saja?
-
3 Jam Diperiksa Polisi, Chikita Meidy Dicecar 12 Pertanyaan Soal Pencemaran Nama Baik
-
Terganggu dengan Laporan Eks Rekan Bisnis, Chikita Meidy Bakal Melawan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik