Suara.com - Messe Düsseldorf selaku penyelenggara pameran K mengajak para pengusaha industri plastik dan karet Indonesia untuk mengakselerasi penerapan industri hijau di lingkungan bisnis mereka.
Ajakan ini disampaikan oleh Thomas Franken, Direktur K, Portfolio Plastics & Rubber, Messe Düsseldorf GmbH, dalam kunjungannya ke Indonesia bertemu dengan para pengusaha industri plastik dan karet Indonesia di JIExpo Kemayoran.
Pameran K yang digelar setiap tiga tahun di Düsseldorf menjelma menjadi platform bisnis yang paling ditunggu-tunggu oleh para pelaku industri plastik dan karet dunia. Pameran K mendatang akan digelar di Düsseldorf Jerman dari tanggal 8 hingga 15 Oktober 2025.
Persiapan pameran K di Duesseldorf berjalan dengan lancar, ruang pamer sudah semuanya terpesan. Tema yang dipilih untuk K 2025 terdiri dari satu slogan dan tiga pesan inti, yang semuanya berfokus pada topik utama K pada tahun 2025 yakni “Kekuatan Plastik! Hijau - Cerdas - Bertanggung jawab”.
Berbagai produk spesial terkini dan sudah terbukti dihadirkan sesuai dengan tema tersebut. Profil para eksibitor dapat diakses pada Januari 2025.
“Kekuatan Plastik! Hijau - Cerdas - Bertanggung jawab” mencerminkan nilai dan tujuan industri saat ini yang dibawa oleh pameran K 2025.
“The Power of Plastics!” menggarisbawahi peran tak terbantahkan yang dimainkan oleh plastik di berbagai sektor industri, mulai dari teknologi perangkat medis dan otomotif hingga solusi pengemasan.
Plastik adalah komponen yang sangat diperlukan di banyak industri, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap inovasi dan kemajuan, serta penting untuk merancang masa depan yang berkelanjutan.
Sementara itu, “Green - Smart - Responsible” identik dengan komitmen sektor ini untuk bertindak secara berkelanjutan, cerdas, dan bertanggung jawab dalam produksi dan penanganan plastik.
Tidak seperti pameran lain, K 2025 akan menyajikan gambaran global tentang jangkauan luas industri plastik terlihat dari asal peserta pameran menjamin mumpuninya pameran ini. Perusahaan-perusahaan dari seluruh benua hadir menawarkan inovasi-inovasi berkualitas tinggi kepada para pengunjung.
“Tahun depan berbagai figur penting di industri plastik dan karet akan berkumpul kembali di Duesseldorf. Kami senang melihat perusahaan-perusahaan yang sempat menunda partisipasi mereka di tahun 2022 akibat pandemi, kini kembali lagi,” ungkap Thomas Franken, Direktur K, Portfolio Plastics & Rubber, Messe Düsseldorf GmbH ditulis Jumat (22/11/2024).
Di pameran K 2025 fokusnya akan lebih pada tren dan inovasi yang berkaitan dengan ekonomi sirkular dan digitalisasi serta tanggungjawab terhadap manusia dan planet. Semua akan diungkap pada pertunjukan resmi berjudul “Plastik membentuk masa depan” yang diselenggarakan oleh Plastics Europe Deutschland.
VDMA juga akan kembali menghadirkan forum komprehensif di luar ruangan bertajuk “Kekuatan Plastik”.
Pada pameran K sebelumnya, untuk pertama kalinya digelar Zona Start-Up dan sangat berhasil.
Zona ini kembali hadir pada pameran tahun 2025 dan diperluas untuk menyediakan area khusus untuk presentasi para pendatang baru sebanyak mungkin yang saat ini berkomitmen untuk untuk mengembangkan produk-produk dan solusi inovatif di bidang plastik dan karet. Perusahaan rintisan (start–up) masih berkesempatan untuk mendaftarkan dirinya di Zona Start Up.
Pada zona Science Campus, universitas dan lembaga pendidikan akan berbagai hasil riset plastik terkini yang mereka lakukan. Konsep baru dari Science Campus memberikan kesempatan bagi peserta pameran untuk terlibat dalam Science Campus Center selain dari keterlibatan mereka di stand pameran mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo