Suara.com - Dalam langkah strategis untuk memperkuat posisi di pasar digital signage, DMMX Grup melalui ZKDigimax Pte. Ltd. (ZKDigimax) mengumumkan kemitraan bisnis dengan B&P Co., Ltd.
Kedua perusahaan berkomitmen untuk memperluas penjualan dan penerapan digital signage di Jepang dengan memanfaatkan teknologi unggulan ZKDigimax.
B&P Co., Ltd., merupakan perusahaan publik / listed di Jepang yang berfokus pada penyediaan solusi pemasaran dan promosi yang terintegrasi, mencakup physical and digital services.
Layanan mereka meliputi large-format inkjet printing, solusi digital signage, Augmented Reality (AR), dan produk promosi yang dicustomisasi.
Berkantor pusat di Osaka dan Tokyo, B&P Co., Ltd., bertujuan untuk mendukung kegiatan pemasaran klien dengan solusi inovatif dan berkelanjutan, yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional.
Sebagai bagian dari rencana manajemen jangka menengah, B&P Co., Ltd memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan pangsa pasar, memperluas fungsi produk dan memperluas wilayah operasional.
Kerja sama dengan ZKDigimax ini merupakan upaya untuk memperkuat bisnis digital signage yang telah diluncurkan sejak 2021.
ZKDigimax, yang menguasai 90% pangsa pasar digital signage di Indonesia, menyediakan high-performance monitor serta sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan fitur canggih seperti pengiriman konten secara real-time dan analisis atribut & demographic.
Melalui kerja sama ini, B& P Co., Ltd akan menawarkan solusi tersebut kepada perusahaan-perusahaan di Jepang untuk memperluas cakupan pasar dan meningkatkan kapabilitas teknologi yang dimiliki oleh ZKDigimax.
Baca Juga: BRI Juara Digital Banking, Visi Jadi Bank Terbaik Asia Tenggara Makin Nyata
Produk dan sistem ZKDigimax, yang mengintegrasikan monitor dan kamera AI, memungkinkan pengelolaan atribut & demographic secara terpusat.
Teknologi ini telah digunakan oleh dua jaringan minimarket dan restoran cepat saji besar di Indonesia, serta diterapkan di lebih dari 14.000 toko di 22 negara.
Bersama, ZKDigimax dan B&P Co., Ltd. akan menawarkan solusi ritel cerdas untuk menciptakan peluang pasar baru di Jepang, dengan fokus pada peningkatan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan melalui teknologi inovatif.
“Kerja sama ini menandai langkah penting dalam ekspansi kami di bisnis solusi digital signage. Ini merupakan langkah strategis yang memungkinkan kami untuk memperluas jangkauan teknologi kami ke pasar yang dinamis seperti Jepang, sekaligus membantu perusahaan-perusahaan lokal meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan mereka. Kami optimis bahwa sinergi ini akan mendorong pertumbuhan signifikan bagi kedua belah pihak dan menetapkan standar baru dalam industri digital signage berbasis AI,” kata Supardi Tan, Chief Executive Officer ZKDigimax, ditulis Selasa (3/12/2024).
ZKDigimax dan B&P Co., Ltd. berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas pangsa pasar digital signage di Jepang. Dengan menggabungkan inovasi teknologi terkini dan strategi pemasaran yang efektif, kedua perusahaan menargetkan pertumbuhan yang signifikan dan profitabilitas yang berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998