Suara.com - Banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) serta sulitnya mencari pekerjaan di negara asalnya membuat pelamar bekerja ingin pindah ke luar negeri.
Hal ini dilakukan untuk mencari pekerjaan serta mendapatkan gaji tinggi. Faktanya, ada 800 juta orang yang secara aktif mencari pekerjaan di luar negeri saat ini.
"Orang-orang mencari fleksibilitas, opsi untuk bekerja jarak jauh, dan cara untuk memiliki keseimbangan kehidupan kerja sambil menjaga kualitas hidup yang tinggi," kata Reyhaneh Mansouri, seorang pakar karier di Jobseeker, dilansir CNBC Make It, Kamis (12/12/2024).
Dalam data tersebut,ada 13 negara yang paling banyak diincar oleh pelamar kerja. Adapun peringkat pertama ditempati oleh Kanada.
Menurut laporan tersebut, keinginan untuk bekerja di Kanada paling tinggi di antara negara. Adapun calon pelamar terbarnyak dari negara Kosta Rika, Jerman, India, Jepang, Meksiko, Afrika Selatan, Arab Saudi, dan UEA.
“Kanada adalah negara multikultural yang menyambut individu dengan latar belakang budaya yang berbeda. Negara ini menawarkan jalur tempat tinggal yang baik, jelas, dan cepat," jelasnya.
Pencari kerja juga memilih Kanada karena bahasanya serta proses imigrasi dan izin kerja yang lebih cepat dibandingkan dengan Uni Eropa, AS, dan Inggris.
Sedangkan di peringkat kedua ada Australia yang banyak diincar pelamar kerja. Menariknya, orang Indonesia paling banyak bekerja di negara tersebut dan melempar surat lamaran kerja di negara tersebut.
Sedangkan, Amerika Serikat dan Swiss imbang di posisi ketiga.
Para pencari kerja dari Brasil, Kanada, Prancis, Jerman, dan Jepang memiliki keinginan tertinggi untuk pindah ke AS untuk bekerja.
Lalu di peringkat keempat diisi oleh Denmark, Singapura, Arab Saudi, Inggris. Sedangkat kelima ditemopati oleh Jepang, Qatar, Jerman, Spanyol dan Islandia Baru.
Berita Terkait
-
Memahami Gejolak Konflik Kerusuhan Film Tanah Runtuh dari Kacamata Anak
-
Kenakan Baju PSI, Jokowi Beri Sinyal: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri
-
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai hingga Tingkat Desa, Yakin Lolos ke Senayan
-
Semarak Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta di Bundaran HI
-
KA Kertanegara Makin Favorit, Layani 168 Ribu Pelanggan hingga Mei 2026
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi
-
Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini
-
Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?
-
Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris
-
Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto