Suara.com - PT Sarinah atau InJourney Retail membidik target pengunjung selama natal dan tahun baru 2025 (nataru) lebih dari 350 ribu pengunjung. Target itu naik 14 persen dibandingkan tahun lalu dari periode 24 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.
Direktur Utama PT Sarinah, Fetty Kwartati megatakan, berbagai program telah disiapkan manajemen untuk menarik pengunjung ke Sarinah.
Dalam nataru kali ini, Sarinah mengusung tema 'Pesta di Sarinah - Christmas and New Year Starts with You'.
"Kami ingin menjadikan Sarinah sebagai destinasi utama untuk berbelanja produk lokal berkualitas selama liburan akhir tahun," ujarnya dalam konferensi pers di Sarinah, Jakarta, Senin (23/12/2024).
Sebagai bagian dari perayaan liburan akhir tahun, Sarinah menyiapkan 18 program promosi di seluruh gerainya, termasuk di Malang, Braga, TMII, dan bandara.
Program unggulan seperti BINA DISKON di Sarinah (20–29 Desember 2024), Boxing Day (26–27 Desember 2024), dan Clearance Sale (28 Desember 2024–15 Januari 2025) menawarkan berbagai diskon hingga 50 persen untuk produk lokal berkualitas.
Promo belanja Ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati pengalaman belanja yang memuaskan sambil mendukung produk-produk lokal Indonesia.
"Dengan berbagai promosi menarik, kami berharap dapat memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi setiap pengunjung sambil merayakan Natal dan Tahun Baru," beber dia.
Fetty menambahkan, Sarinah juga akan menyajikan aksi dari penyanyi-penyanyi anak muda. Hal ini dipilih, sebab mayoritas penjunjung Sarinah saat ini merupakan dari kalangan anak muda.
Baca Juga: Potensi Perputaran Uang Selama Libur Nataru Bisa Hampir Rp100 Triliun
"Ternyata memang di Sarinah ini 70 persen pengunjungnya anak-anak muda di bawah usia 35 tahun. Jadi performance yang nanti akan ditampilkan tradisional dance dari anak-anak dan banyak sekali performance-performance lainnya," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya