Suara.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, diperkirakan akan terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas yang signifikan di berbagai titik, dengan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Selasa, 24 Desember 2024.
Diperkirakan total pergerakan masyarakat selama periode Nataru 2024/2025 diperkirakan mencapai sekitar 110,67 juta orang. Hal ini menjadi perhatian penting bagi para pemudik untuk merencanakan perjalanan mereka dengan baik guna menghindari kemacetan yang mungkin terjadi.
Para pengendara dapat memantau kondisi arus mudik dan rute yang akan dilalui melalui CCTV yang terpasang di sejumlah lokasi strategis. Saat ini, terdapat beberapa aplikasi yang menawarkan tampilan real-time mengenai jalur mudik, yang akan sangat membantu bagi mereka yang berniat melakukan perjalanan ke luar kota.
Daftar Link Pantau CCTV Arus Mudik
Berikut adalah beberapa sumber CCTV arus mudik yang dapat membantu pengguna jalan:
1. CCTV dari ATCS Dishub
Pemudik dapat memantau situasi arus lalu lintas melalui Area Traffic Control System (ATCS) yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Setiap kota atau kabupaten memiliki alamat web yang berbeda, seperti ATCS Dishub Kota Bandung yang dapat diakses melalui: [atcs-dishub.bandung.go.id]
2. CCTV dari Lewatmana.com
Layanan Lewatmana.com menyediakan akses CCTV real-time untuk beberapa kota, termasuk DKI Jakarta, Bandung, Depok, Malang, dan Surabaya. Anda bisa mengaksesnya di: [lewatmana.com/cam]
3. CCTV dari Tol Kita
Aplikasi Tol Kita, yang dikembangkan oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) dari Kementerian PUPR, memungkinkan pengguna untuk memantau lalu lintas dengan mengunduh aplikasi di Google Play Store atau App Store. Cukup masuk ke menu “CCTV” untuk melihat tayangan real-time lalu lintas.
4. CCTV dari RTTMC
Kementerian Perhubungan menyediakan layanan CCTV melalui RTTMC (Road Transport and Traffic Management Center) yang mencakup lebih dari 30 lokasi rawan macet. Anda dapat mengaksesnya melalui: [rttmc.dephub.go.id]
Baca Juga: Macet di Tol Japek Arah Cikampek, Contraflow Dibuka dari KM 55
5. CCTV dari Travoy
Travoy adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Jasa Marga dan bisa diunduh di Google Play Store atau App Store. Untuk mengakses CCTV, buka menu "Maps" di aplikasi dan klik ikon kamera CCTV untuk melihat tayangan di lokasi terdekat Anda.
Dengan pemantauan yang tepat dan perencanaan perjalanan yang matang, diharapkan para pemudik dapat menikmati liburan Nataru dengan aman dan nyaman, terhindar dari kemacetan yang tidak diinginkan.
Berita Terkait
-
Potensi Perputaran Uang Selama Libur Nataru Bisa Hampir Rp100 Triliun
-
Daftar Kantor BRI Tetap Buka Saat Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025
-
Prabowo Tugaskan Gibran Keliling Daerah Pastikan Kesiapan Natal dan Tahun Baru Lancar-Aman
-
Operasi Lilin 2024 di mana Saja? Titik Lokasi dan Aturan Selama Nataru, Cek di Sini!
-
55 Twibbon Selamat Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dengan Desain Terbaru
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik