Suara.com - Jakarta merupakan salah satu destinasi utama untuk sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions).
Wisatawan MICE di Jakarta banyak menggelar berbagai berbagai kegiatan bisnis, pertemuan internasional, hingga acara korporat.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa Jakarta menarik bagi wisatawan MICE:
1. Fasilitas Konferensi dan Pertemuan
Jakarta memiliki sejumlah pusat konvensi besar yang lengkap dengan fasilitas modern, seperti:
Jakarta Convention Center (JCC): Salah satu pusat konferensi terbesar di Indonesia, sering digunakan untuk konferensi internasional, pameran, dan acara besar.
Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD: Terletak di luar pusat Jakarta, ICE adalah salah satu pusat pameran terbesar di Asia Tenggara yang memiliki ruang serbaguna untuk konferensi dan acara besar.
Hotel-hotel besar dengan fasilitas MICE: Beberapa hotel ternama di Jakarta seperti Hotel Indonesia Kempinski, The Ritz-Carlton, dan Shangri-La menawarkan ruang pertemuan dan konferensi kelas dunia.
2. Aksesibilitas yang Mudah
Jakarta memiliki akses transportasi yang sangat baik, baik domestik maupun internasional, melalui Bandara Soekarno-Hatta. Selain itu, Jakarta juga memiliki berbagai sistem transportasi seperti MRT, LRT, dan busway yang memudahkan wisatawan dan peserta konferensi untuk berkeliling.
3. Ketersediaan Layanan Bisnis dan Penginapan
Jakarta menawarkan berbagai pilihan akomodasi, mulai dari hotel bintang lima hingga hotel bisnis yang lebih terjangkau. Banyak dari hotel ini memiliki fasilitas yang dirancang khusus untuk mendukung kegiatan MICE, seperti ruang pertemuan, layanan bisnis, serta fasilitas teknologi dan AV (audio visual).
4. Keanekaragaman Budaya dan Aktivitas Rekreasi
Selain kegiatan bisnis, Jakarta juga menawarkan berbagai pilihan aktivitas rekreasi untuk wisatawan MICE. Beberapa tempat menarik untuk dikunjungi adalah:
Monumen Nasional (Monas), sebagai ikon Jakarta.
Kota Tua yang memiliki banyak bangunan bersejarah.
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) untuk mengenal budaya dan tradisi Indonesia.
Ancol yang menawarkan berbagai taman hiburan dan pantai.
Saat ini, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meluncurkan program promosi "Jakarta NICE for MICE" dalam upaya terus meningkatkan kuantitas dan kualitas event MICE di Jakarta, serta memperkuat posisinya sebagai destinasi utama bisnis internasional.
Tag
Berita Terkait
-
Absen di Balai Kota, Jokowi Dianggap Enggan Hadapi Anies dan Ahok
-
Detik-detik Dramatis, Bripka Anditya Gugur Saat Selamatkan Remaja Tenggelam di Pangandaran
-
Jokowi Tak Hadir di Reuni Alumni UGM dan Gubernur Jakarta, Warganet: Nggak Kuat Mental?
-
3 Kesulitan yang Bakal Dihadapi Pratama Arhan Apabila Gabung Persija Jakarta
-
Demi Jadi Kota Global, Jakarta Disarankan 'Contek' Tata Kota Metropolitan Tokyo
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T
-
Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?
-
Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM
-
BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG
-
Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?
-
Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih
-
Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar