Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan usia 19 tahun hingga 34 tahun paling banyak menggunakan pinjaman daring (pindar).
Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Ahmad Nasrullah mengatakan sebanyak 50 persen pengguna pindar berusia 20 tahun sudah memiliki penghasilan yang cukup besar.
" Sebagian besar lebih 50 persen kelompok usia itu berasal dari usia 19 sampai 34 tahun. Kita batasi usia 18 tahun karena dari sisi penghasilannya juga," ujar Ahmad dalam video virtual, Selasa (21/1/2025).
Dia pun menetapkan pembatasan usia minum 18 tahun. Hal ini berdasarkan aturan terbaru OJK Nomor 19/SEOJK.06/2023 tentang penyelenggaraan layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi.
Adapun pembatasan usia ini untuk mencegah gagal bayar. Serta usia tersebuy sudah masuk tahap dewasa dalam bertanggung jawab.
" Meminilisasi gagal bayar untuk adanya penbataaaan usia. Karena pada usia itu sudah bisa bertanggung jawab,"katanya.
Selanjutnya, penetapan batas minimum umur peminjam Pindar ini bertujuan untuk memastikan agar tidak ada generasi muda yang tidak memiliki kemampuan untuk membayar, mengalami kejadian terlilit utang.
Jika peminjam terlilit utang dari Perusahaan Pembiayaan (PP) BNPL, maka akan menghadapi permasalahan dosa Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK.
"Jangan gara-gara pinjaman dia di BNPL (bermasalah) ketika dia ada kebutuhan yang lebih mendasar mau dapat pinjaman, KPR, kan ada yang nyangkut disini (SLIK), jadi gak dapat,” imbuhnya.
Baca Juga: OJK Bakal Kirim Surat Cinta ke Pinjol Nakal
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia