Suara.com - Daftar program prioritas Presiden Prabowo Subianto bikin banyak anggaran kementerian/ lembaga dipotong. Menurut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang diteken per 22 Januari 2025 lalu, target penghematan anggaran dari pusat maupun daerah bisa mencapai Rp306, 6 triliun. Anggaran tersebut bakal dialihkan untuk program prioritas seperti makan bergizi gratis (MBG).
Sebagai contoh, mulai Senin (10/2/2025) Perpustakaan Nasional (Perpusnas) memangkas jam operasional imbas dari efisiensi anggaran.
Perpusnas sempat merilis jam operasional baru yakni Senin – Kamis 08.00 WIB – 16.00 WIB, dan Jumat hingga pukul 16.30 WIB. Kemudian pada hari Sabtu, Perpusnas beroperasi mulai pukul 09.00 WIB – 15.000 WIB dan pada Minggu, lubur nasional, dan cuti bersama tutup. Namun, usai viral lembaga tersebut merevisi jam operasional kembali seperti semula yakni Senin – Jumat mulai 08.00 WIB – 19.00 WIB dan Sabtu – Minggu 09.00 WIB – 16.00 WIB.
Lebih lanjut, berikut adalah sejumlah program prioritas atau quick – win Prabowo – Gibran dengan anggaran gemuk.
1. Makan Bergizi Gratis (MBG)
DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2025 menjadi UU September 2024 lalu, yang salah satunya memuat mengenai anggaran MBG. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah mengatakan program itu disepakati diberikan alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun.
2. Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Masih dalam UU yang sama, program prioritas yang menghabiskan banyak anggaran adalah pemeriksaan kesehatan gratis. Program ini mencakup pemeriksaan tensi, gula darah, foto rontgen dan skrining penyakit katastropik dnegan anggaran Rp3,2 triliun.
"Tiga, pembangunan rumah sakit lengkap di daerah dengan meningkatkan rs di darerah dari tipe d ke tipe c berserta sarana dan prasarana serta alat kesehatannya dengan anggaran 1,8 triliun," ujarnya.
Baca Juga: Heboh! Prabowo Sebut Jumlah TNU Lebih Banyak dari TNI, Khofifah bak Jenderal Bintang 4
3. Renovasi dan Pembangunan Sekolah
Lainnya, Prabowo menerapkan program renovasi di 22.000 sekolah termasuk fasilitas MCK-nya dengan anggaran Rp20 triliun. Tak cukup sampai di situ, pemerintah juga akan membangun sejumlah sekolah terintegrasi dengan anggaran Rp4 triliun.
4. Peningkatan Kapasitas Rumah Sakit
Pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas rumah sakit di daerah dari tipe D menjadi tipe C. Kebijakan ini diperkirakan menelan anggaran hingga Rp1,8 triliun.
5. Pembangunan Lumbung Pangan
Pembangunan lumbung pangan nasinal daerah dan desa dengan intensifikasi lahan pertanian seluas 80.000 hektare dan cetak sewa baru 150.000 hektare serta dukungan sarana prasarana dengan anggaran Rp15 triliun.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Geram Prabowo Sebut Koruptor Monyet: Maling Ndablek!
-
Batasi Pejabat Tapi Sering Kunjungan ke Luar Negeri, Prabowo: Saya Mewakili Bangsa
-
Heboh! Prabowo Sebut Jumlah TNU Lebih Banyak dari TNI, Khofifah bak Jenderal Bintang 4
-
Akui Manut Ucapan Jokowi, Prabowo: Kadang-kadang Orang Sudah Tak Berkuasa Mau Dijelek-jelekin, Jangan!
-
Merasa Raja Kecil dan Kebal Hukum, Ternyata Ada Birokrat yang Berani Lawan Prabowo Gegara Anggaran Dipotong
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026