Suara.com - Teka-teki Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk. Pandu Sjahrir masuk dalam lingkup lembaga BPI Danantara terungkap. Hal ini setelah, Keponakan Luhut Binsar Pandjaitan itu melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN, Menteri PKP, Ketua Komisi XI DPR serta Gubernur Bank Indonesia (BI) di Gedung BI, Selasa (11/2) malam.
Pada pertemuan itu, Pandu mewakili Danantara untuk mendukung program 3 juta rumah. Ketika ditanya soal peran dirinya di Danantara, Pandu enggan menjawab rinci.
Dia meminta semua pihak untuk menunggu pengumuman resmi akan peran dirinya di Danantara.
"Nanti, tunggu tanggal mainnya, tunggu dari istana dulu," ujarnya seperti dikutip Rabu (12/2/2025).
Pandu juga membantah adanya pembicaraan soal Danantara dalam pertemuan tersebut. Dia menegaskan, perbincangan dengan para pejabat itu murni untuk program 3 juta rumah.
"belum, tadi belum ini kok (diskusi soal Danantara). Kita hanya ngomong soal perumahan," ucap dia.
Dirinya juga enggan merincikan lebih lanjut soal nasib Danantara ke depannya. "Belum, belum, nanti dijelasin dulu," beber Pandu.
Adapun, kabar terkait Pandu Sjahrir menjadi salah satu Bos Danantara mencuat setelah unggahan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait di akun instagram resminya.
Dalam unggahan tersebut, Pria yang akrab disapa Ara ini menuliskan bahwa Pandu merupakan salah satu Bos Lembaga Danantara.
Baca Juga: Pandu Patria Sjahrir Anak Ekonom Dr Sjahrir Diisukan Jadi Petinggi Danantara
"Diskusi dengan Pak Pandu Bos Danantara, untuk pembiayaan perumahan. Semoga bermanfaat untuk rakyat Indonesia sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo," tulis Ara.
Untuk diketahui, Lembaga Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah resmi berdiri setelah disahkan perubahan ketiga Rancangan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN menjadi Undang-undang.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek