Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat layanan kredit buy now pay later (BNPL) atau PayLater meningkat.
EVP Transaction Banking Business Development BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, mengatakan outstanding pinjaman paylater mencapai Rp 339 miliar per Januari 2025.
"Angka tersebut tumbuh sekitar 148 persen secara year on year dibandingkan tahun sebelumnya di periode yang sama,” kata Alam pada acara BCA Expoversary 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/2/2025).
Kata dia, jumlah pengguna layanan Paylater BCA telah mencapai 150.000 orang. Angka ini terus bertambah dari 100.000 pengguna pada posisi beberapa bulan yang lalu.
" Paylater BCA dapat menjadi solusi untuk menjaga stabilitas keuangan. Dengan adanya fitur tersebut pengguna memiliki akses ke dana darurat yang dapat digunakan kapan saja tanpa mengganggu kondisi keuangan," katanya.
Selain itu nasabah dapat memanfaatkan fitur ini sebagai alternatif untuk melakukan pembayaran dengan menggunakan QRIS minimal Rp100.000.
Untuk menggunakan layanan Paylater BCA, nasabah perlu melakukan registrasi terlebih dahulu di aplikasi myBCA. Lalu, BCA akan melakukan penilaian dan nasabah yang memenuhi kriteria dapat memanfaatkan fasilitas ini.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan laba bersih Rp 4,73 triliun pada awal bulan 2025. Laba bersih secara bank only BBCA naik 5,8% dibandingkan Januari 2024 yang mencapai Rp 4,47 triliun. Kenaikan laba seiring pencapaian pendapatan bunga bersih Rp 6,7 triliun. Pendapatan bunga bersih BCA naik 6,7% dari periode Januari 2024 yakni Rp 6,3 triliun.
Baca Juga: BI Pilih Tahan Suku Bunga untuk Jaga Inflasi
Berita Terkait
-
Dibalik Integrasi Perbankan: Mengapa Sistem Universal Banking Bisa Menghancurkan Stabilitas Ekonomi?
-
BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ
-
OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan
-
Jangan Terburu-buru Beli BBCA, Analis Wanti-wanti Taking Profit
-
BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit
-
Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas