Kreator biasanya memperoleh pendapatan dari berbagai sumber. Salah satunya adalah penghasilan dari platform, seperti YouTube, yang membayar kreator melalui pendapatan iklan berdasarkan jumlah tayangan video.
Selain itu, pendapatan utama kreator juga berasal dari kerja sama merek (brand endorsement) dan sponsor, di mana merek memanfaatkan konten kreator di berbagai platform media sosial untuk menjangkau audiens mereka.
Selain itu, kreator juga mendapatkan pemasukan langsung dari pengikut mereka melalui penjualan produk (commerce), langganan (subscriptions), dan penjualan merchandise.
Saat ini, sekitar 60% pendapatan kreator berasal dari kerja sama merek dan sponsor, 30% dari platform, dan 10% sisanya dari langganan dan merchandise.
Namun, angka ini terus meningkat seiring dengan inisiatif baru dari platform seperti YouTube, X, Snapchat, Meta, dan Spotify yang menawarkan pembayaran lebih besar kepada kreator. Sebagai contoh, YouTube telah membayarkan lebih dari 107 miliar dolar AS kepada kreator dalam tiga tahun terakhir.
Beberapa kreator Gushcloud bahkan berhasil meraih pendapatan lebih dari 1 juta dolar AS per tahun dan siap bertumbuh lebih cepat.
“Gushcloud selalu fokus pada kategori yang berkaitan dengan perempuan, seperti perawatan kulit (skincare), kecantikan, kesehatan (wellness), dan fesyen. Data menunjukkan bahwa audiens perempuan cenderung setia terhadap kreator yang mereka sukai, dan mereka membeli produk yang mereka lihat di konten kreator tersebut,” kata Andrew Lim, Chief Financial Officer Gushcloud International.
“Selain itu, Gushcloud juga secara konsisten bekerja sama dengan merek FMCG (Fast Moving Consumer Goods) yang menargetkan pasar perempuan. Dari waktu ke waktu, kami melihat peningkatan anggaran iklan yang masuk ke Gushcloud dan para kreatornya. Dalam 24 bulan terakhir, kami telah berinvestasi pada kreator dan berhasil mendapatkan pengembalian (return) yang sehat dengan persentase dua digit. Kami berharap dapat terus melakukannya secara aman dan terukur dalam ekonomi kreator yang terus berkembang pesat,” tambah Andrew.
Terence Wong, Founder Azure Capital, menambahkan, “Saat ini, kreator adalah tulang punggung industri hiburan digital. Memberikan mereka sumber daya yang tepat akan membantu mereka mengendalikan masa depan keuangan mereka. Kolaborasi ini memungkinkan Azure Capital untuk menjangkau keluar Singapura, mencari kreator terbaik dengan performa global yang dapat kami dukung dan investasikan, sehingga kami bisa bersama-sama memiliki bagian dari masa depan mereka. Dengan bertumpu pada tren global yang didukung oleh merek-merek Fortune 500 dan platform besar, dana investasi ini akan memberikan jaminan pengembalian investasi yang aman dan kuat bagi para investor kami,” jelas Terence.
Baca Juga: Upbit Soroti Banyak Investor Salah Kaprah Soal Investasi dan Trading Kripto
Seiring dengan peluncuran inisiatif pendanaan kreator pertama di dunia ini, Gushcloud dan Azure Capital mengundang investor, mitra platform, dan kreator untuk menjelajahi peluang baru dalam ekonomi digital yang terus berkembang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Viral Dugaan Penipuan Tes TOEFL saat MPLS, Disdikpora DIY Tegaskan Nama Dinas Dicatut
-
Sudah Kantongi Hak Cipta, Tari Kipas Ajer Raih Medali Emas di Singapura
-
57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat
-
Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi
-
Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah
-
GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT
-
Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal
-
Daftar Warna Keberuntungan Shio 2026, Bawa Energi Positif Menurut Ahli
-
Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan
-
KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga