Suara.com - Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap mulai melakukan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pensiunan sejak 17 Maret 2025.
Pencairan THR ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri Taspen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabah pensiunan, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
"Pencairan THR ini diharapkan membantu para pensiunan dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya," ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Taspen, Errinto S. Pardede ditulis Selasa (18/3/2025).
Ia menegaskan bahwa THR berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pokok, persiapan mudik, dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga.
"Kami memastikan pencairan berjalan lancar dan tepat waktu agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal. Bank Mandiri Taspen berkomitmen menghadirkan layanan terbaik serta berbagai kemudahan transaksi dan program kesejahteraan bagi pensiunan di seluruh Indonesia," tambahnya.
Para pensiunan yang menjadi nasabah Bank Mandiri Taspen dapat menerima THR melalui rekening masing-masing dan dapat langsung melakukan transaksi di seluruh jaringan ATM, Kantor Cabang Bank Mandiri Taspen, serta layanan perbankan digital Movin.
Bank Mandiri Taspen juga menyiapkan layanan pelanggan untuk membantu nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait pencairan THR melalui Mantap Call 14024 atau mengunjungi kantor cabang terdekat.
Selain itu, Bank Mandiri Taspen juga mengingatkan para pensiunan untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan pencairan THR.
Bank tidak pernah meminta data pribadi atau informasi rahasia melalui telepon, pesan singkat, maupun email.
Baca Juga: Karyawan yang Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Penjelasannya
Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan komponen penting dalam budaya kerja Indonesia, khususnya saat menjelang hari raya keagamaan seperti Idul Fitri.
Bagi para pekerja aktif, THR seringkali menjadi angin segar yang membantu meringankan beban finansial. Namun, bagaimana dengan para pensiunan? Apakah mereka juga mendapatkan manfaat serupa?
Para pensiunan, yang telah menghabiskan sebagian besar hidup mereka bekerja, sering kali menghadapi tantangan finansial setelah masa kerja mereka berakhir.
Di Indonesia, beberapa perusahaan dan instansi pemerintah memberikan THR untuk para pensiunan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kesejahteraan mereka di hari tua.
THR ini tidak hanya sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka, tapi juga membantu mereka memenuhi kebutuhan hidup di hari tua, terutama saat momen penting seperti Lebaran.
Pemberian THR kepada pensiunan berperan penting dalam memastikan bahwa mereka juga dapat merayakan hari besar dengan penuh sukacita dan tidak terbebani dengan kekhawatiran finansial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun