ika ingin melihat kondisi lalu lintas melalui browser, kamu juga dapat membuka Google Maps lewat browser dan mengikuti langkah-langkah yang sama. Ingat, untuk melihat jalan macet, kamu tidak dapat menggunakan peta offline.
Kalau masih khawatir terkena macet, lima tips mudik antimacet ini bisa dicoba.
1. Hindari Hari-Hari Padat
Tips pertama tentu saja hindari hari-hari padat saat mudik. Tips ini sangat bisa diterapkan bagi pemudik yang tidak bekerja di sektor formal dan terikat dengan perusahaan, antara lain bagi pekerja lepas dan pedagang.
Sebelumnya calon pemudik bisa memantau arus lalu-lintas melalui liputan di televisi atau sosial media, baik yang diunggah media resmi atau pantauan terkini dari netizen. Hari-hari padat juga bisa diperkirakan dari waktu cuti bersama para karyawan. Di waktu tersebut, sudah bisa dipastikan volume pemudik dari golongan karyawan akan meningkat. Namun, tips ini akan sulit dilakukan oleh pekerja kantoran atau PNS yang memiliki waktu libur terikat.
2. Gunakan Pesawat atau Kereta Api
Pesawat dan kereta api menjadi dua moda transportasi yang terkenal anti-kemacetan. Dua moda ini sekaligus menjadi favorit para pemudik untuk menuju kampung halaman. Namun, bersiap-siaplah untuk war tiket di tanggal-tanggal padat, utamanya buat pemudik yang terikat hari libur dengan instansi tempatnya bekerja. PT KAI juga biasanya merilis penjualan tiket mudik sekaligus balik lebaran di H-45 tidak seperti hari-hari biasa di mana tiket baru bisa dibeli di H-30.
3. Gunakan Jalur Alternatif
Tips lain agar terhindar dari macet yakni menggunakan jalur-jalur alternatif di luar tol atau jalur arteri. Pantauan-pantauan arus mudik biasanya juga memberikan informasi seputar jalur alternatif ini. Untuk bisa menemukan rute alternatif, pemudik juga dituntut untuk memiliki kemampuan menyetir yang memadai serta membaca GPS. Pasalnya, tidak jarang beberapa jalur alternatif memiliki kontur lebih ekstrem dibandingkan dengan jalan-jalan utama.
Baca Juga: Wali Kota Depok Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, KPK: Mestinya Cegah Penyalahgunaan Fasilitas
4. Berangkat di Malam Hari
Perjalanan malam cenderung lebih landai jika dibandingkan siang. Untuk pemudik yang ingin menghindari macet, disarankan agar melakukan perjalanan di malam hari. Namun, risiko kecelakaan yang lebih besar memberi wanti-wanti kepada pemudik agar tak memaksakan diri. Jika mengantuk atau kelelahan lebih baik beristirahan di rest area yang telah disediakan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Serambi MyPertamina Siapkan Porter Gratis di Bandara Ngurah Rai
-
'Si Bungsu Pulang untuk Lamaran', Begini Cerita Cinta Dua Sejoli Mudik Via Pelabuhan Ciwandan
-
Perhatikan Hal Ini Sebelum Meninggalkan Mobil Listrik Saat Mudik Lebaran
-
Persiapan Mudik Bareng Anak: Dokter Sarankan Ini Agar Perjalanan Lancar Tanpa Drama!
-
Wali Kota Depok Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, KPK: Mestinya Cegah Penyalahgunaan Fasilitas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie