Suara.com - Kondisi perang dagang yang terus memanas timbulkan kenaikan harga-harga lainnya. Salah satunya, kenaikan harga emas yang akan terus mencapai rekor.
Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, memanasnya perang dagang, di mana Amerika Serikat (AS) menerapkan kembali tarif tambahan sebesar 245 persen ke China mengakibatkan, harga emas dunia tembus di level USD3,343 per troy ounce.
"Ada kemungkinan minggu depan emas dunia akan menyentuh level USD3,400 per troy ounce," ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis, Kamis (17/4/2025).
Sebelumnya, Ibrahim memproyeksikan harga logam akan terus melaju naik terus menerus. Hal ini seiring dengan kenaikan harga emas dunia yang telah menembuh USD3.300.
Dia menyebut, melemahnya mata uang rupiah juga turut menjadi pendorongan kenaikan harga logam mulia saat ini.
"Logam mulia kemungkinan besar akan terus mengalami kenaikan karena melemahnya mata uang rupiah. Pada saat melemah mata uang rupiah, kemudian harga emas dunia juga mengalami kenaikan, ini akan berdampak terhadap harga," kata Ibrahim.
Dia bilang, harga emas dunia dalam minggu ini atau minggu depan akan menyentuh di level USD3.310. Kekinian, secara teknikal harga emas dunia telah menyentuh level 3.285.
Ibrahim membeberkan, kenaikan harga emas dunia imbas indeksi dolar AS melemah di level 99,65 pada siang tadi. Penyebabnya, bilang dia, adalah rilis data inflasi di Amerika Serikat sesuai ekspetasi turun dari 3 persen menjadi 2,5 persen.
"Sehingga ada kemungkinan besar Bank Sentral Amerika itu akan menurunkan suku bunga dalam tahun ini lebih dari 3 kali. Bahkan ada pengamat yang mengatakan ada kemungkinan besar penurunan suku bunga akan jorjoran, yaitu di atas 1 persen," ucap dia.
Baca Juga: Harga Emas Diramal Makin Bersinar Tahun Ini, Bakal Cetak Sejarah Dunia
"Nah kemarin pun juga Bank Sentral Negara Bagian, pejabatnya pun juga memberikan satu testimoni bahwa untuk mengimbangi perang dagang, Bank Sentral Amerika harus menurunkan suku bunga. Kapan menurunkan suku bunga? Nah itu nanti dilihat dari pertemuan di bulan April ini, Bank Sentral Amerika akan melakukan pertemuan dengan pejabat Bank Sentral Amerika," sambung Ibrahim.
Selain itu, Dia melihat bahwa perang dagang antara Amerika dan China ini memberikan efek yang cukup luar biasa. Bahkan kekinian, China juga terus melakukan perlawanan, terutama adalah menahan untuk barang-barang impor dari Amerika, terutama adalah pesawat Boeing.
"Yang kita tahu bahwa itu cukup luar biasa. Kemudian berpengaruh terhadap saham-saham teknologi. Teknologi berguguran," kata dia.
Harga Emas Antam Hampir Tembus Rp2Juta
Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Hari Kamis (17/4/2025) untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp1.975.000 per gram.
Harga emas Antam itu lompat tinggi Rp32.000 dibandingkan hari Rabu (16/4/2025) sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya