Suara.com - Sejumlah maskapai nasional mulai menjalankan perintah pemerintah dalam memberikan diskon tarif tiket transportasi.
Maskapai tersebut meliputi Garuda Indonesia hingga perusahaan penerbangan berbiaya rendah seperti Citilink dan Lion Air Group memberikan diskon tarif tiket pesawat di momen liburan sekolah.
Maskapai Garuda Indonesia memandang kebijakan tersebut akan menjadi langkah positif dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi yang terjangkau dan berkualitas.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, menyampaikan, upaya ini termasuk dalam mendorong mobilitas masyarakat melalui penerbangan yang lebih terjangkau.
"Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai bentuk kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga, terutama di momen meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat," ujar Wamildan dalam keterangan tertulis, Senin 9 Juni 2025.
Wamildan menegaskan komitmen maskapai pelat merah tersebut mendukung program pemerintah tersebut.
"Garuda Indonesia siap mendukung pelaksanaan program ini, baik dari sisi kesiapan operasional maupun penyesuaian skema tarif sesuai dengan kebijakan yang nantinya ditetapkan," katanya.
Saat ini, Garuda Indonesia terus menjalin koordinasi secara intensif dengan para pemangku kepentingan terkait.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan formulasi program diskon tarif dapat disusun secara komprehensif dan selaras langkah kami dalam memperkuat ekspansi bisnis dan akselerasi kinerja usaha ke depannya.
Baca Juga: Diskon Tarif Mulai Berlaku, Kendaraan di Jalan Tol Mulai Padat
Adapun rencana penerapan diskon tarif penerbangan tersebut mengacu kepada surat PMK Nomor 36/2025 tentang PPN Angkutan Udara Kelas Ekonomi Selama Periode Libur Sekolah.
"Kami percaya bahwa kolaborasi yang erat antara seluruh pihak akan menjadi kunci dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang semakin inklusif, tanpa mengesampingkan standar keselamatan kualitas layanan, serta keberlangsungan usaha yang menjadi prioritas utama Garuda Indonesia," tambahnya.
Sementara itu, maskapai Citilink juga menerapkan diskon tarif tiket pesawat rute domestik. Diskon 5 persen diberlakukan untuk tarif tiket pesawat rute domestik yang berlaku hingga 31 Juli 2025.
Seperti, misalnya harga tiket Jakarta-Denpasar yang semula Rp1.147.845 menjadi Rp1.091.475, rute Jakarta-Medan dari Rp1.971.909 kini menjadi Rp1.870.995.
"Diskon tarif tiket pesawat ini juga merupakan wujud komitmen dalam menyediakan penerbangan yang aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara selama periode libur sekolah," ujar Head of Corporate Secretary & CSR Division Citilink, Tashia Scholz.
Dalam mendukung kebutuhan perjalanan selama libur sekolah, Lion Air Group juga memberikan diskon tarif tiket pesawat dengan rute kota besar hingga daerah tujuan wisata populer di seluruh Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah
-
Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?
-
Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast
-
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia
-
Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?
-
Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo
-
Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta