Suara.com - PT Gaia Artha Dinamic (GAD) mengambil langkah strategis dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengakuisisi 49,38 persen saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk. (IDX: IOTF).
Kesepakatan ini melibatkan pemegang saham utama IOTF, Alamsyah dan Gracia Puspita Suciono, dan menandai awal dari rencana GAD untuk menjadi pemegang saham mayoritas.
Aldrian S.C., Direktur Utama PT Gaia Artha Dinamic, menyatakan optimisme terhadap kolaborasi ini.
"Kami melihat adanya potensi pertumbuhan dan sinergi yang kuat apabila sumber daya dan pengalaman dari kedua belah pihak dapat dikombinasikan secara tepat," ujar dia dalam keterangannya pada Selasa 10 Juni 2025.
Ia menambahkan bahwa GAD tidak hanya berperan sebagai investor, tetapi juga mitra strategis yang ingin menciptakan nilai tambah dan menawarkan inovasi bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari rencana akuisisi, GAD berencana untuk mengembangkan aset dan mengintegrasikan lini bisnis baru ke dalam IOTF.
Inisiatif ini akan dilakukan secara bertahap, dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku. Kedua belah pihak telah menyepakati masa eksklusivitas untuk mendukung kelancaran proses uji tuntas dan persiapan selanjutnya.
Untuk mendukung rencana ekspansi dan penguatan permodalan, IOTF juga akan melakukan aksi korporasi melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk mendukung integrasi bisnis, investasi strategis, serta pengembangan lini usaha baru yang sejalan dengan visi perusahaan pasca - akuisisi.
Baca Juga: Ada Potensi Bahaya Jika Danantara Borong Saham GoTo
Salah satu fokus utama ekspansi usaha ini adalah memasuki sektor teknologi masa depan.
IOTF akan mengembangkan pusat data berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) untuk mendukung kebutuhan komputasi dan infrastruktur digital nasional.
Selain itu, perusahaan juga akan menyediakan layanan Software as a Service (SaaS) dan Platform as a Service (PaaS) yang akan menyasar berbagai sektor industri, mulai dari UMKM, perusahaan besar, hingga instansi pemerintahan.
Alamsyah, pemegang saham utama PT Sumber Sinergi Makmur Tbk., menyambut baik langkah GAD.
"Kami menyambut baik langkah PT Gaia Artha Dinamic yang tidak hanya membawa visi besar, tetapi juga komitmen jangka panjang dalam pengembangan IOTF ke arah yang lebih relevan dengan tantangan dan peluang industri masa depan," kata Alamsyah.
Ia percaya bahwa kolaborasi ini akan menjadi titik balik penting bagi transformasi perusahaan, terutama mengingat kerja sama strategis IOTF dengan Kingdee yang juga memiliki kebutuhan akan pusat data di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati