Sebelumnya, harga beras di Jepang juga terus mengalami kenaikan meskipun ada pasokan beras cadangan dari pemerintah.
Data Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang menunjukkan bahwa harga beras rata-rata untuk minggu yang berakhir pada 20 April tercatat 4.220 yen per lima kilogram.
Angka ini naik tiga yen dari minggu sebelumnya, menandai kenaikan harga selama 16 minggu berturut-turut.
Kementerian memantau harga beras setiap minggu berdasarkan data yang dikumpulkan dari sekitar 1.000 supermarket di seluruh Jepang.
Meskipun laju kenaikan harga beras telah melambat, tren kenaikan masih terus berlanjut.
Saat ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, ketika harga rata-rata beras mencapai 2.088 yen. Penjualan beras juga meningkat sekitar 14,9 persen dibandingkan dengan tahun lalu.
Kenaikan harga ini disebabkan oleh pembelian beras cadangan yang relatif lebih murah oleh konsumen, serta beras reguler yang harganya lebih tinggi. Minggu lalu, dilakukan lelang beras cadangan ketiga.
Jepang berencana merilis lebih banyak beras cadangan setiap bulan hingga musim panas, dengan tujuan untuk menstabilkan harga. Teikoku Databank memperkirakan bahwa semakin banyak produsen makanan yang akan terus menyesuaikan harga sepanjang tahun, terutama menjelang dan setelah musim panas.
Baca Juga: Selamatkan Ekonomi Negara, Jepang Angkat Industri Anime
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar