Suara.com - PT Home Credit Indonesia, perusahaan pembiayaan, menargetkan kenaikan transaksi sebesar 20 persen selama partisipasinya di ajang Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2025.
Chief Sales Officer Home Credit Indonesia, Dolly Susanto, menjelaskan sebenarnya perusahaan sempat mencatatkan transaksi hingga 70 persen di awal pembukaan PRJ.
"Kalau melihat transaksi harian rata-rata naik hingga 70 persen jika dibandingkan harian tahun lalu tapi ini karena mulai musim hujan cenderung agak turun jadi kayaknya adalah 20 persenan kenaikannya," ujarnya di Jakarta yang dikutip Senin (8/7/2025).
Menurut Dolly, transaksi yang paling banyak diajukan oleh nasabah yaitu pembiayaan handphone. Namun, dalam momen persiapan sekolah lapyop juga jadi transaksi terbesar yang diajukan oleh nasabah.
"Jadi ini cukup membantu yang harusnya beli langsung Rp 10 juta ini bisa dicicil Rp 800.000 dan kami melihat jumlah pembelian khusus Laptop untuk moment persiapan masuk sekolah ini cukup tinggi naik 30 sampai 50 persen jika dibandingkan dengan periode hari-hari biasanya," imbuhnya.
Dolly menuturkan, perusahaan bekerja sama dengan belasan mitra usaha yang menawarkan berbagai produk berkualitas seperti smartphone, laptop, kasur, kursi pijat, smartwatch, mesin cuci, kulkas dan sebagainya. Selain itu, pengunjung PRJ dapat membeli berbagai kebutuhan tersebut secara kredit tanpa kartu dengan layanan pembiayaan Home Credit dengan limit hingga Rp 50 juta hingga mendapatkan proteksi.
"Kehadiran Home Credit di Jakarta Fair menegaskan komitmen untuk secara berkelanjutan membuka berbagai kesempatan baru bagi masyarakat Indonesia melalui layanan pembiayaan sehingga dapat membeli barang secara kredit tanpa kartu yang dapat diakses secara luas," jelas dia.
Dolly menambahkan masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya dengan layanan Home Credit di Jakarta Fair di berbagai booth mitra yang bekerjasama dengan Home Credit seperti Massindo, Advance, Perfect Health, Urban Republic, Blibli, Hello, Erafone, iBox, Nasa, Agres, Sharp, Samsung GTN dan masih banyak lagi.
"Dalam menggunakan layanan Home Credit, masyarakat dapat berkomunikasi secara langsung dengan ratusan Sales Agents (SA) Home Credit yang tersebar di Jakarta Fair. Mereka siap membantu para pelanggan untuk mengenal layanan pembiayaan untuk pembelian secara kredit tanpa kartu dari Home Credit," bebernya.
Baca Juga: Belanja Dadakan di Jakarta Fair 2025, Rombongan Ibu-Ibu Ini Habiskan Rp1 Juta Buat Oleh-Oleh
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil