Suara.com - Dunia investasi Indonesia kini memasuki babak baru. Indo Premier Sekuritas (IPOT) resmi bertransformasi dari sekadar platform transaksi jual-beli produk investasi menjadi Wealth Creation Platform pertama di Indonesia, yang memungkinkan investor individu, keluarga, komunitas, hingga advisor profesional menjalani perjalanan investasi secara kolaboratif, transparan, dan terstruktur.
Transformasi ini diumumkan dalam acara “A New Wealth Order” di NOYA X 80 PROOF, PIK 2, Jakarta, sebagai momentum peluncuran platform terbaru yang menyasar kebutuhan aktual para investor—baik pemula maupun berpengalaman—yang ingin berinvestasi tidak hanya sendiri, tetapi juga bersama orang-orang terdekat atau profesional terpercaya.
“Transformasi ini bukan sekadar soal kemudahan transaksi. Kami ingin menciptakan sistem yang lebih inklusif, kolaboratif, dan adaptif terhadap kebutuhan nyata para investor Indonesia," ujar Moleonoto The, Direktur Utama Indo Premier Sekuritas, Jumat (18/7/2025).
Selama dua dekade terakhir, IPOT dikenal sebagai pionir dalam digitalisasi pasar modal Indonesia. Namun, menurut Moleonoto, tantangan utama investor bukan hanya soal akses, melainkan soal bimbingan dan literasi yang tepat.
Mayoritas investor pemula merasa kebingungan saat memulai: produk apa yang dipilih, kapan membeli, bagaimana mengelola risiko, dan siapa yang bisa dipercaya untuk bertanya. Platform digital sejauh ini belum sepenuhnya menjawab kebutuhan itu secara sistemik.
Maka lahirlah solusi: IPOT Wealth Creation Platform, yang memungkinkan investor: Membuat multi-account sesuai tujuan dan profil risiko (misalnya: akun agresif untuk trading, akun konservatif untuk jangka panjang); Memberikan shared access secara aman ke akun tertentu—baik untuk anggota keluarga, teman, maupun profesional; Membangun investasi berbasis komunitas atau keluarga dengan transparansi dan manajemen risiko terpisah; dan Memberi akses bagi advisor profesional (dengan izin khusus) untuk membantu investor dalam mengambil keputusan atau bahkan melakukan transaksi.
“Kami ingin investor tak lagi sendirian. Dengan IPOT, investasi bisa dilakukan bersama orang yang dipercaya, sambil tetap menjaga kendali dan keamanan,” tambah Moleonoto.
IPOT menawarkan lebih dari sekadar tempat beli saham atau reksa dana. Platform ini membangun infrastruktur kolaboratif dan edukatif agar investor bisa tumbuh bersama:
Multi-Account System
Baca Juga: 7 Rekomendasi Aplikasi Nabung Emas, Fitur Lengkap dan Pencairan Mudah
Investor bisa mengatur portofolio berbeda untuk berbagai strategi atau anggota keluarga, masing-masing dengan limit dan risiko tersendiri.
Shared Access Control
Akses akun bisa dibagikan dengan orang terdekat (teman, pasangan, anak, atau profesional) dengan kontrol penuh: hanya monitor atau sampai transaksi.
Role-based Collaboration
Seorang advisor atau teman yang berpengalaman bisa menjadi "mentor investasi" tanpa harus tahu password atau akses login utama.
Mendukung saham, ETF, reksa dana, obligasi, hingga Power Fund Series—all in one app dengan eksekusi real-time. IPOT juga menjawab kebutuhan investasi lintas generasi. Seorang orang tua bisa membuka akun edukatif untuk anak remaja mereka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla
-
Sabet 15 Medali di Malaysia, MMA Indonesia Makin Siap Tempur di Asian Games 2026
-
Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka
-
Mazda CX-30 Jadi Mobil Pertama Rakitan Dalam Negeri yang Debut di GIIAS 2026
-
Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan
-
Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu
-
Tenggat PP Kesehatan Terlewati, Pemerintah Dikritik Tak Taat Konstitusi soal Pengendalian Rokok
-
Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur
-
Review Drama Alice in Borderland, Teka-Teki Permainan Kartu yang Mematikan
-
Kejagung Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto Terkait Kasus Febrie Adriansyah