Suara.com - Di tengah masifnya geliat industri di Morowali Utara, PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) mencoba meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat sekitar dengan membuka dua sekolah baru.
Pimpinan Manajemen Site PT GNI, Mr. Li Kaiguo, menegaskan bahwa perusahaan memegang teguh prinsip untuk mengembangkan daerah, membangun, dan mengembalikannya kepada masyarakat. Ia berjanji PT GNI akan terus meningkatkan investasi di bidang amal, pendidikan, kesehatan, dan pelestarian lingkungan.
"Ke depan, kami akan senantiasa menjaga niat awal kami untuk bersama-sama dengan masyarakat serta mewujudkan Morowali Utara yang indah dan makmur, sebagaimana menjadi cita-cita kita bersama," ujarnya, Senin (11/8/2025).
Melalui peresmian dua lembaga pendidikan modern yakni SD Mia Meambo (orang baik) dan SMP Mia Pande (orang pintar) di Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur. Li Kaiguo menambahkan bahwa gedung sekolah dua lantai yang dibangun sejak 2024 ini dilengkapi dengan fasilitas standar modern, mulai dari ruang kelas, kantor guru, sanitasi, hingga sarana belajar seperti meja, kursi, dan papan tulis.
Sementara itu, Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, menyambut baik langkah investasi ini dengan menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada PT GNI. "Ini menunjukkan kehadiran dunia usaha dan investasi berkontribusi positif bagi daerah," ungkap Delis.
Bupati Delis berharap sekolah-sekolah ini akan menjadi pusat vokasi di daerah, menyediakan kursus dan pelatihan untuk mempersiapkan angkatan kerja Morowali Utara agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman yang terus maju.
“Ini adalah wujud cita-cita Pemerintah Kabupaten menghadirkan sebuah pusat pendidikan dalam menyiapkan generasi penerus Morowali Utara yang lebih baik,” tegasnya lagi.
Kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lain, di mana sektor swasta tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga menjadi mitra pembangunan yang bertanggung jawab.
“Harapan PT GNI kedepannya, sekolah ini bisa mencetak generasi-generasi muda dari Morowali Utara yang bisa membanggakan Negara Indonesia,” tutup Li Kaiguo.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 11 Agustus 2025: Stagnan di Level Tinggi, Bagaimana Prospeknya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya