Suara.com - Masih dalam semarak Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, karyawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar aksi nyata dengan turun langsung bergotong royong bersama masyarakat di lingkungan sekitar kantor operasional. Aksi tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus ajakan untuk memaknai kemerdekaan bukan hanya sebagai simbol perayaan, melainkan juga momentum memperkuat rasa kebersamaan.
Kegiatan gotong royong ini dikemas dalam program #AksiBetaMerdekaBersamaLingkungan yang diisi dengan membersihkan lingkungan, menanam pohon, menghias area permukiman dengan nuansa merah putih, hingga mengajar adik-adik di Ruang Pintar PNM. Antusiasme karyawan dan masyarakat mampu menciptakan suasana yang akrab serta menghidupkan semangat persatuan sebagaimana diwariskan oleh para pendiri bangsa.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus ditumbuhkan melalui kepedulian dan partisipasi aktif.
“Kemerdekaan tidak boleh berhenti pada upacara atau symbol merah putih saja. Kita harus memaknainya dengan kebersamaan dan kepedulian terhadap sekitar. Kami mengajak generasi muda untuk turut serta aktif dalam kegiatan lingkungan, karena di sanalah rasa nasionalisme dipupuk dan diwariskan,” ujarnya.
Dengan mengajak karyawan dan masyarakat berkolaborasi, PNM ingin mengingatkan kepada generas penerus bangsa bahwa kemerdekaan sejatinya hadir ketika semua elemen bangsa saling mendukung. Melalui aksi sederhana, gotong royong ini menjadi simbol bahwa semangat 17 Agustus adalah tentang merawat persaudaraan, menjaga lingkungan, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.***
Berita Terkait
-
Aksi Kuda Buang Kotoran di Depan Istana Saat Kirab HUT RI Jadi Sorotan: Mewakili Rakyat
-
Kontras di HUT RI: Anak Kecil di Gowa Mengais Sisa Jamuan Pejabat
-
Heboh Video Ratusan Nasi Kotak Berserakan Diduga Menu HUT RI di Istana, Publik Murka: Efisienshit!
-
Ekspresi Patrick Kluivert saat Upacara HUT RI ke-80 Jadi Sorotan
-
Mengenal Lebih Dekat Bendera Jolly Roger dari One Piece yang Sempat Viral
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja