Oleh karena itu, investasi emas lebih disarankan untuk tujuan jangka panjang guna memitigasi risiko fluktuasi harian.
| Tanggal | Harga per Gram (IDR) |
| 26 Agustus 2025 | 1.932.000 |
| 25 Agustus 2025 | 1.929.000 |
| 26 Juli 2025 | 1.915.000 |
| 26 Mei 2025 | 1.919.000 |
| 26 Februari 2025 | 1.694.000 |
| 26 Agustus 2024 | 1.420.000 |
Sebagai gambaran, apabila dibandingkan dengan harga setahun yang lalu pada Agustus 2024 di angka Rp 1.420.000 per gram, harga emas hari ini telah menunjukkan kenaikan signifikan.
Sebaliknya, jika dibandingkan dengan posisi sebulan lalu pada 26 Juli 2025, di mana harga emas berada di level Rp 1.915.000 per gram, pergerakannya relatif belum menunjukkan kenaikan yang berarti.
Namun bagi calon pembeli, perlu diketahui bahwa harga yang tertera belum termasuk pajak. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, transaksi pembelian emas batangan dikenakan PPh 22.
Besaran pajaknya adalah 0,45% jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat transaksi. Apabila tidak menyertakan NPWP, tarif pajaknya akan sedikit lebih tinggi.
Keputusan untuk berinvestasi emas harus didasari oleh tujuan keuangan masing-masing individu. Memahami risiko dan potensi keuntungan adalah kunci utama dalam berinvestasi.
Melihat kondisi hari ini, kenaikan tipis menjadi sentimen positif.
Namun, investor tetap disarankan untuk terus memantau perkembangan harga baik di pasar domestik maupun global.
Baca Juga: Harga Emas Antam Mulai Melonjak Lagi Jadi Rp 1.932.000 per Gram
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?