- Hasnur Group merayakan ulang tahun ke-59
- CEO ulas tantangan di masa depan
- HG Scholar jadi pilar CSH Hasnur
Suara.com - Hasnur Group merayakan ulang tahun ke-59 dengan menggelar acara puncak syukuran di Masjid Hasnur Asy Syajaroh, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.
Agenda ini dihadiri oleh jajaran pemegang saham, manajemen, karyawan, dan tamu undangan, acara ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga momentum untuk menegaskan kembali komitmen dan ketangguhan perusahaan di tengah tantangan global.
CEO Hasnur Group, Zainal Hadi HAS HB, dalam sambutannya menyoroti dampak tantangan ekonomi global terhadap sektor bisnis utama perusahaan, yaitu batu bara dan kelapa sawit.
"Ketangguhan yang kita maksud bukan sekadar bertahan, tetapi juga beradaptasi, berinovasi, dan berjuang bersama," ujarnya.
Mewakili keluarga pendiri, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan pesan mendalam dari almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB dan Hj. Nurhayati.
Ia berpesan agar seluruh insan Hasnur Group senantiasa mengamalkan 7 Nilai Inti perusahaan dalam kehidupan sehari-hari, mengingat “pelaut tangguh tidak lahir di laut tenang, tetapi di tengah badai.”
Hasnuryadi, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, turut mengungkapkan rasa bangganya atas penghargaan Bintang Mahaputera Pratama yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada mendiang ayahnya.
Dalam kesempatan ini, Hasnur Group menyalurkan santunan kepada 59 anak yatim. Komitmen perusahaan terhadap pendidikan juga diwujudkan melalui program HG Scholars, salah satu pilar utama CSR mereka.
Pada acara ini, beasiswa diserahkan secara simbolis kepada para penerima dari desa ring 1 wilayah operasional untuk melanjutkan studi di Politeknik Hasnur. Yuni Abdi Nur Sulaiman, Corporate Director General Affair Hasnur Group, berharap para penerima beasiswa tidak hanya sukses untuk diri sendiri, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Baca Juga: Mentan Amran Sebut Ada Peluang Emas Ekspor CPO RI ke AS usai Kesepakatan Tarif
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi kepada para karyawan, Hasnur Group mengumumkan calon peserta Umroh dan Ziarah Wali Songo untuk tahun 2026.
Berita Terkait
-
Jadi Kado HUT RI ke-80, PLN Kini Mampu Ubah Limbah Sawit Menjadi Listrik
-
Prabowo Ungkap Keanehan Saat Jadi Presiden: Minyak Goreng Langka, Hingga Tingginya Harga Pangan
-
Pemerintah Minta Batu Bara Jangan Dieksploitasi, Bahlil: Untuk Anak Cucu!
-
Ketergantungan Batu Bara Hambat Transisi Energi, Filantropi Diminta Turun Tangan
-
ESDM Sebut Ada Perusahaan Rusia Kepincut Investasi di Sektor Minerba
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat
-
Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel
-
LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama
-
CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran
-
Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula
-
Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS
-
Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran
-
Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun