Suara.com - Bank Indonesia (BI) terus memastikan rupiah akan stabil sesuai fundamental ekonomi.
Adapun, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ambruk pada Selasa (9/9/2025).
Bank Indonesia akan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan kecukupan likuiditas Rupiah.
Mata uang Garuda hari ini ambruk sebesar 181 poin (1,11%) ke level Rp 16.490 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,12% ke level 97,33.
Kepala Departemen Moneter BI Erwin Hutapea mengatakan Bank Indonesia berada di pasar untuk memastikan rupiah bergerak sesuai nilai fundamentalnya. Dengan mekanisme pasar yang berjalan dengan baik.
"Bank Indonesia memperkuat langkah-langkah stabilisasi, termasuk intervensi NDF di pasar off-shore dan intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, DNDF, dan SBN di pasar sekunder," katanya saat dihubungi Suara.com, Selasa (9/9/2025)
Bank Indonesia juga menjaga kecukupan likuiditas dengan membuka akses likuiditas kepada perbankan. Hal ini agar rupiah bergerak stabil.
"Bank Indonesia menjaga kecukupan likuiditas dengan membuka akses likuiditas kepada perbankan. Hal ini agar rupiah bergerak stabil melalui transaksi repo, transaksi fx swap dan pembelian SBN di pasar sekunder, serta lending/financing facility," tandasnya.
Baca Juga: Bank Indonesia : Uang Premier Melonjak Tembus Rp 1.961,3 Triliun
Sebagai informasi, mata uang lainnya di kawasan Asia Pasifik dibuka bervariasi.
Yen Jepang menguat 0,18% pagi ini, dolar Hong Kong naik 0,03%, dolar Singapura menguat 0,16%, dolar Taiwan menguat 0,28%, dan won Korea Selatan menguat 0,09% terhadap dolar AS.
Lalu peso Filipina melemah 0,10%, rupee India melemah 0,13%, yuan China menguat 0,08%, ringgit Malaysia naik 0,29%, dan baht Thailand menguat 0,28%.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025) sore melakukan perombakan kabinet. Adapun salah satu yang diganti adalah Sri Mulyani. Kini Menteri Keuangan dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri