Suara.com - Dunia keuangan Indonesia diguncang kabar mengejutkan. Pasca Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) baru menggantikan Sri Mulyani Indrawati, nilai tukar rupiah langsung meradang.
Pagi ini, mata uang Paman Sam terpantau menguat tajam terhadap rupiah, menembus level psikologis Rp16.500-an.
Dikutip dari data Bloomberg, Kamis (9/9/2025) pukul 09.13 WIB, nilai tukar dolar AS berada pada level Rp16.503, melonjak 194 poin atau 1,19%. Pergerakan dolar AS hari ini diperdagangkan di rentang Rp16.448 hingga Rp16.506.
Dolar AS Justru Melemah Terhadap Mata Uang Asia Lainnya
Uniknya, penguatan dolar AS ini tidak terjadi secara merata. Dibandingkan mata uang Asia lainnya, dolar AS justru cenderung melemah.
- Terhadap won Korea Selatan, dolar AS melemah 0,14%.
- Terhadap dolar baru Taiwan, dolar AS melemah 0,23%.
- Terhadap ringgit Malaysia, dolar AS melemah 0,28%.
- Terhadap yen Jepang, dolar AS minus 0,17%.
- Terhadap baht Thailand, dolar AS melemah 0,34%.
Hal ini memicu spekulasi bahwa pelemahan rupiah kali ini lebih disebabkan oleh sentimen domestik, khususnya terkait pergantian pucuk pimpinan di Kementerian Keuangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar