Suara.com - Di tengah pesatnya pertumbuhan industri nikel, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan PT Weda Bay Nickel (WBN) menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing global.
Melalui program pendidikan dan pelatihan, kedua perusahaan ini berupaya memastikan tenaga kerja lokal siap menghadapi tantangan industri masa depan.
Yudhi Santoso, General Manager Human Resources WBN, menegaskan bahwa pengembangan SDM adalah pondasi utama industri yang berkelanjutan dan inklusif. “Melalui program pendidikan dan pelatihan, kami berharap keterlibatan karyawan maupun masyarakat semakin meningkat seiring perkembangan kawasan industri,” ujarnya dikutip Jumat (19/9/2025).
Program pendidikan ini tidak hanya menyasar karyawan. IWIP dan WBN juga menawarkan beasiswa, kerja sama dengan perguruan tinggi, hingga rencana pembangunan politeknik di kawasan industri. Siswa-siswa berprestasi bahkan mendapat kesempatan studi ke luar negeri, dengan harapan mereka kembali ke Indonesia dan berkontribusi pada pengembangan industri nasional.
"Saya tidak pernah menyangka dan sangat senang bisa mengikuti serta lolos seleksi program pendidikan ke luar negeri. Kesempatan ini membuktikan bahwa siapa pun bisa berkembang jika memiliki niat kuat,” ujar Ilham, seorang General Worker dari Departemen ATC yang terpilih.
Hingga awal 2025, lebih dari 57.000 tenaga kerja telah mengikuti berbagai program pelatihan. Pelatihan ini mencakup berbagai keahlian, mulai dari teknis, keselamatan kerja, hingga pengoperasian alat berat, memastikan karyawan memiliki pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara