-
DPR memilih Anggito Abimanyu sebagai Ketua LPS
-
Anggito Abimanyu lolos uji kelayakan DPR
-
Anggito Abimanyu ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS
Suara.com - Komisi XI DPR akhirnya menetapkan Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu menjadi Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030.
Hal ini sesuai dengan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Dalam hal ini juga ditetapkan Wakil Ketua adalah Farid Azhar Nasution. Farid tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada 2020-2021, serta menduduki jabatan serupa di IFG Life pada 2021-2022.
"Komisi XI DPR RI telah memilih secara musyawarah untuk mufakat dan menetapkan Anggota Dewan Komisioner (DK) LPS periode 2025-2030 adalah sebagai berikut: Anggito Abimanyu Ketua DK LPS," tulis keterangan resmi Komisi XI DPR, Senin (22/9/2025).
Selain itu, komisi XI sudah memutuskan Anggota DK LPS periode 2025-2030 yang mantinya dibacakan dalam rapat paripurna DPR RI, yang rencananya akan berlangsung pada Selasa (23/9).
Berikut daftar nama Anggota DK LPS periode 2025-2030:
- Ketua: Anggito Abimanyu
- Wakil Ketua: Farid Azhar Nasution
- Anggota DK LPS bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank: Doddy Zulverdi
- Anggota DK LPS Bidang Program Penjaminan Polis Asuransi: Ferdinan Dwikoraja Purba.
Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku sangat mendukung Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu menjadi calon Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
"Dukung. Jadi, ya sudah pindah ke sana, dia nanti jadi Ketua LPS," bebernya.
Menurutnya, kondisi di internal kementerian juga masih dinamis, terutama dengan adanya pergantian pejabat di level Wakil Menteri. Hal ini membuat proses pembahasan BPN tidak menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.
Baca Juga: LPS Minta Bank-bank Terbuka pada Nasabah Soal Bunga Penjaminan
"Kelihatannya sih sampai saat sekarang saya belum memikirkan apakah bakal ada Badan Penerimaan Negara atau belum, apalagi mengingat orang yang duduk disitu mau pindah sebentar lagi (Wamenkeu Anggito)," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya