Suara.com - Sistem pembayaran untuk moda transportasi massal di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) kini semakin diperluas, berkat inovasi dari Bank Indonesia (BI).
Pengguna Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dan LRT Jakarta kini sudah dapat menggunakan metode pembayaran non-tunai paling mutakhir, yaitu QRIS Tap berbasis Near Field Communication (NFC).
Inovasi ini memungkinkan penumpang untuk masuk dan keluar gerbang (tap in & out) tanpa perlu menggunakan kartu fisik.
Cukup mengaktifkan fitur NFC di ponsel pintar, membuka aplikasi bank atau dompet digital yang mendukung QRIS Tap, dan menempelkannya di gerbang.
Kendala Pengguna iOS dan Upaya BI
Sayangnya, kemudahan ini belum dapat dinikmati secara universal. Saat ini, layanan QRIS Tap hanya tersedia untuk pengguna ponsel dengan sistem operasi Android.
Pengguna iOS, seperti iPhone, masih terganjal kendala teknis, terutama terkait izin penggunaan fitur NFC.
Menanggapi hal ini, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan bahwa Bank Indonesia tengah menjajaki kerja sama dengan Apple Indonesia.
Tujuannya adalah memastikan agar layanan QRIS Tap berbasis NFC dapat segera diakses oleh seluruh pengguna iPhone. "Dalam waktu dekat diharapkan pengguna iPhone juga bisa menggunakan layanan QRIS Tap," ujar Filianingsih
Baca Juga: Bank Indonesia Rayu Apple Adopsi Pembayaran QRIS Tap
Peluncuran QRIS Tap in & out ini merupakan dukungan BI terhadap program Asta Cita pemerintah untuk mewujudkan transportasi yang terjangkau.
"Melalui QRIS Tap, BI mendukung Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang terjangkau dengan skema Merchant Discount Rate (MDR) BLU PSO 0%," jelas Filianingsih.
Fitur QRIS Tap ini sendiri merupakan pengembangan dari QRIS yang semula hanya berbasis pemindaian (scan).
Fitur NFC ini telah diimplementasikan oleh 16 penyelenggara jasa sistem pembayaran dan mendukung tarif dinamis, serta telah diperluas ke lima moda transportasi utama Jabodetabek: KRL Commuter Line, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, MRT, dan TransJakarta.
Metode Pembayaran Lain di LRT
Meskipun QRIS Tap menjadi primadona baru, LRT Jakarta dan LRT Jabodebek tetap menyediakan berbagai metode pembayaran lainnya. Penumpang masih dapat menggunakan:
- Kartu Uang Elektronik (KUE): Seperti e-Money Mandiri, Flazz BCA, BRIZZI BRI, TapCash BNI, dan JakCard.
- Kartu Multi Trip (KMT): Kartu resmi dari PT KAI Commuter.
- Aplikasi Uang Elektronik/Transportasi: Termasuk JakLingko Apps dan LinkAja.
Namun, QRIS Tap menawarkan kepraktisan paling tinggi: Tanpa kartu, cukup tap dan langsung berangkat
Kontributor : Rizqi Amalia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!