4. IPOT (Indo Premier)
Bagi kamu yang ingin fitur "super lengkap", IPOT adalah jawabannya. Aplikasi milik Indo Premier Sekuritas ini menyediakan supermarket reksadana yang sangat besar.
Salah satu fitur andalannya adalah fitur evaluasi kinerja reksadana yang sangat detail. Meskipun tampilannya mungkin terlihat sedikit lebih kompleks dibandingkan Bibit atau Ajaib, IPOT sangat cocok bagi investor yang ingin "naik kelas" dan membutuhkan data analitik yang komprehensif.
5. Tanamduit
Tanamduit menawarkan pengalaman investasi yang terasa lebih fun dan tidak kaku. Desain aplikasinya penuh warna dan menggunakan bahasa yang sangat mudah dimengerti.
Selain reksadana, Tanamduit juga menyediakan opsi pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dan asuransi dalam satu aplikasi. Fitur uniknya adalah "One View Portfolio", di mana kamu bisa memantau seluruh jenis investasimu dalam satu tampilan layar yang ringkas.
6. Makmur
Makmur adalah pemain yang relatif baru namun langsung mencuri perhatian karena sering memberikan promo dan bonus bagi pengguna baru.
Aplikasi ini memiliki fitur "Goal-Based Investing", di mana kamu bisa membuat kantong investasi sesuai impianmu, misalnya "Dana Menikah" atau "Dana Liburan". Tampilannya sangat bersih dan proses pencairan dananya (withdraw) dikenal cukup cepat.
Baca Juga: Cara Menyembunyikan Aplikasi di iPhone, Lindungi Data Pribadi
Tips Memilih Aplikasi
Sebelum mengunduh, pastikan kamu mempertimbangkan hal berikut:
- Legalitas: Pastikan aplikasi tersebut memiliki izin APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana) dari OJK.
- Biaya: Cek apakah ada biaya transaksi (beli/jual) atau biaya admin bulanan. Sebagian besar aplikasi di atas menawarkan gratis biaya komisi.
- Metode Pembayaran: Pilih aplikasi yang mendukung e-wallet atau bank yang kamu gunakan agar bebas biaya transfer.
Investasi adalah perjalanan jangka panjang. Tidak ada kata terlambat untuk memulai, dan aplikasi-aplikasi di atas hadir untuk memudahkan langkah pertamamu menuju kebebasan finansial.
Kontributor : Rizqi Amalia
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal