Suara.com - Di era transformasi menuju revolusi industri 5.0, kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal dan terintegrasi menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Perkembangan teknologi telekomunikasi, ekspansi layanan digital, serta meningkatnya adopsi aplikasi berbasis data mendorong permintaan yang kian besar terhadap layanan data center yang unggul, aman, dan dekat dengan pengguna. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui neuCentrIX sebagai market leader edge data center, kini hadir di Jayapura yang merupakan fasilitas ketiga di Kawasan Timur Indonesia setelah Manado dan Makassar.
Sebagai pintu gerbang Indonesia Timur, Papua memiliki posisi strategis untuk menjadi simpul baru dalam ekosistem digital nasional. Penguatan infrastruktur data center di wilayah ini menjadi langkah penting untuk memastikan kelancaran arus data, peningkatan kualitas layanan digital, serta pemerataan akses teknologi di seluruh penjuru negeri, termasuk potensi konektivitas hingga kawasan Pasifik. Diresmikan pada Kamis (4/12), neuCentrIX Jayapura tidak hanya menjawab kebutuhan konektivitas dan layanan digital yang semakin meningkat, tetapi juga mempertegas posisi Papua sebagai hub digital kawasan timur yang mampu mendorong pemerataan ekonomi digital.
Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur data center merupakan komponen krusial dalam akselerasi transformasi digital nasional yang inklusif.
“neuCentrIX Jayapura menjadi penggerak bagi percepatan transformasi digital di kawasan timur Indonesia. Dengan menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan pengguna, kami memastikan kualitas layanan yang lebih stabil serta pengalaman digital yang jauh lebih baik bagi masyarakat, pelaku usaha dan pemerintahan, maupun penyedia layanan digital,” ujar Honesti.
neuCentrIX Jayapura memiliki standar keamanan internasional Tier-II dan didukung oleh sertifikasi ISO 27001:2013 ISMS (Sistem Manajemen Keamanan Informasi). Fasilitas ini memiliki total kapasitas 96 rack. Sebagai fasilitas edge data center Telkom yang ke-28, neuCentrIX Jayapura memiliki kapasitas yang memungkinkan untuk terhubung melalui berbagai koneksi, baik secara domestik maupun global, memastikan arus data yang lancar dan terintegrasi dengan jaringan yang lebih luas.
Fasilitas ini juga dilengkapi interkoneksi melalui NCIX (neuCentrIX Internet Exchange) lokal yang memungkinkan pertukaran trafik komunitas data center dan konektivitas langsung ke eyeball internet terbesar di Indonesia. Interkoneksi lokal ini sangat penting untuk mendukung layanan digital, cloud, konten, hingga aplikasi latency-sensitive di Papua dan sekitarnya. Dengan demikian, neuCentrIX Jayapura dapat menghadirkan layanan data center yang andal, aman, dan siap melayani berbagai kebutuhan operasional Enterprises, Cloud Services Provider, Content Provider, Government, dan ISP.
Turut menambahkan, EVP Telkom Regional V Amin Soebagyo menjelaskan pentingnya menjaga kualitas pelayanan pada fasilitas neuCentrIX Jayapura. “Kami mengutamakan prinsip simple, secure, dan standard dalam pengelolaan fasilitas neuCentrIX untuk selalu memberikan performansi layanan yang optimal dan customer experience yang excellent,” kata Amin.
Kehadiran neuCentrIX Jayapura merupakan upaya Telkom dalam memperluas footprint data center di Indonesia Timur. Inisiatif ini sejalan dengan strategi Telkom untuk mendorong pemerataan transformasi digital dan memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Melalui pemanfaatan data center di berbagai wilayah, Telkom berharap dapat memenuhi kebutuhan layanan data masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekosistem digital nasional.***
Baca Juga: Telkom Pastikan Akses Free WiFi di Posko Bencana Tersedia Gratis bagi Masyarakat
Berita Terkait
-
Diversifikasi Bisa Jadi Solusi Ketahanan Pangan, Kurangi Ketergantungan Luar Daerah
-
Telkom Pastikan Akses Free WiFi di Posko Bencana Tersedia Gratis bagi Masyarakat
-
Telkom Tegaskan Peran Strategis dalam Menghadirkan Kedaulatan Digital yang Berkelanjutan
-
Dipantau Teknologi, PLMTG Kupang dan BMPP Nusantara 2 Dijamin Tak Alami Gangguan
-
Mendagri Minta PKK Papua Pegunungan Pastikan Program Tepat Sasaran
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!