- Banjir di Sumatera Utara tidak mengganggu operasional PLTU Labuhan Angin dan PLTU Pangkalan Susu milik PLN IP.
- Dirut PLN IP meninjau langsung kondisi pembangkit dan memberikan apresiasi kepada pegawai yang bertugas menjaga pasokan listrik.
- PLN IP menyalurkan lebih dari seribu paket bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana banjir.
Suara.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara tidak mengganggu operasional dua pembangkit listrik strategis milik PLN Indonesia Power (PLN IP), yakni PLTU Labuhan Angin dan PLTU Pangkalan Susu.
Direktur Utama PLN IP, Bernadus Sudarmanta, memastikan kedua pembangkit tetap aman dan pasokan listrik untuk masyarakat berjalan stabil.
"Di saat masyarakat membutuhkan terang, teman-teman di sini memilih tetap berdiri di garis depan. Dalam kondisi banjir sekalipun, mereka memastikan listrik tidak padam. Itu bukan hanya tugas, itu keberanian dan ketulusan untuk melayani," ujarnya seperti dikutip, Jumat (12/12/2025).
Sebagai bagian dari pengecekan lapangan, Bernadus mendatangi Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin.
Ia meninjau fasilitas pembangkit dan menyemangati para pegawai yang tetap bekerja dalam kondisi darurat. Seluruh peralatan dipastikan berfungsi optimal dan suplai listrik ke masyarakat berjalan aman.
Dirut PLN IP juga melanjutkan peninjauan ke UBP Pangkalan Susu di Kabupaten Langkat. Kunjungan ini mempertegas kesiapan PLN IP menjaga keandalan sistem kelistrikan di dua titik pasokan strategis kawasan Sumut tersebut.
Dalam kunjungannya, Bernadus memberikan apresiasi khusus kepada para petugas di lapangan.
Tak hanya menjaga keandalan listrik, PLN IP juga mengirim lebih dari 1.000 paket bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak.
Bantuan berupa sembako, kebutuhan pokok, hingga obat-obatan disalurkan bersama Laz An Nur, Persatuan Pegawai (PP) PLN IP, serta Srikandi PLN IP untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
Baca Juga: Progres Pemulihan Listrik Pasca-Bencana: Aceh 33 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun