- Pemulihan listrik di tiga wilayah terdampak menunjukkan progres bervariasi: Sumatera Barat 100%, Sumatera Utara 99,8%, dan Aceh 36%.
- Pemulihan Aceh terhambat infrastruktur rusak parah dan butuh dukungan akses jalan serta pasokan BBM untuk operasional.
- Infrastruktur SUTT di Aceh diperbaiki, serta PLTD darurat dipasang untuk menopang pasokan listrik sementara hingga jaringan permanen berfungsi.
Suara.com - Proses pemulihan jaringan listrik di tiga wilayah Sumatera yang terdampak bencana terus diupayakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero).
Aceh yang sebelumnya diklaim pulih 93 persen, data terbaru menunjukkan progresnya masih berada di angka 36 persen.
Sementara Sumatera Utara telah mencapai 99,8 persen, dan Sumatera Barat 100 persen.
Ketua Tim ESDM Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi, menjelaskan, khusus untuk wilayah Aceh membutuhkan penanganan khusus, karenanya banyaknya infrastruktur kelistrikan yang terdampak banjir.
"Untuk mempercepat pemulihan di beberapa desa, PLN memerlukan dukungan pembukaan akses jalan yang masih terputus untuk transportasi material jaringan, serta penyediaan BBM untuk operasional kendaraan. Genset PLN masih sangat terbatas di Aceh Tamiang dan Bener Meriah," terang Rudy lewat keterangannya, Jumat (12/12/2025).
Namun demikian, sejumlah infrastruktur yang sebelumnya mengalami gangguan di antaranya telah berhasil diperbaiki.
Beberapa di antaranya Tower Emergency Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Bireun-Peusangan rampung 100 persen pada 7 Desember, SUTT Bireun-Arun selesai 100 persen pada 8 Desember, sementara SUTT Brandan-Langsa masih dalam pengerjaan dengan progres 67 persen.
"Tower Emergency Brandan-Langsa apabila selesai, maka Banda Aceh tersambung dengan backbone Sumatera. Ditargetkan Minggu 14 Desember energize," kata Rudy menambahkan.
Selain itu, pasokan listrik darurat sedang dimasifkan. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan kapasitas 50 Mega Wat (MW) dalam proses instalasi untuk meningkatkan keandalan pasokan di Banda Aceh.
Baca Juga: CIMB Niaga Siap Berikan Kelonggaran Kredit Bagi Bencana Banjir Sumatra
PLTD Lueng Bata 10 MW status onsite (proses instalasi dan ditargetkan commissioning pada tanggal 12 Des 2025).
Pemasangan pembangkit darurat itu ditujukan sebagai penopang sementara sampai jaringan permanen kembali berfungsi penuh.
Dalam proses pemulihan di Aceh, layanan dan fasilitas kesehatan menjadi perhatian utama.
Rudy menyampaikan sejumlah rumah sakit di wilayah terdampak kini telah tersuplai listrik oleh sistem 20 kV PLN tanpa bergantung pada genset.
Di Sumatera Utara, pemulihan listrik sebelumnya dilaporkan telah hampir pulih. Namun kembali mengalami gangguan setelah longsor susulan yang terjadi di sejumlah titik.
Rudy merinci kondisi pemulihan Sumatera Utara mencapai 99,8 persen dengan beban 264,13 MW (terdampak), sudah menyala 263,64 (99,8 persen).
Beberapa wilayah yang masih terdampak, hingga saat ini sedang berupaya dipulihkan.
Sementara di Sumatera Barat, jaringan kelistrikan telah pulih 100 persen sejak 5 Desember lalu.
Rudy mengatakan, keberhasilan pemulihan di Sumatera Barat menjadi acuan untuk mempercepat pemulihan di wilayah lain dengan prioritas keselamatan dan akses logistik.
Berita Terkait
-
Di Tengah Isu Batalnya Kesepakatan Trump, Progres Impor Migas dari AS Masih Gantung
-
Dua Menara SUTT Darurat Aceh Rampung Dibangun, Jaminan Pasokan Listrik Jangka Panjang
-
Bahlil Tetapkan Denda Tambang di Kawasan Hutan: Rp354 Juta hingga Rp6,5 Miliar per Hektare
-
Waspada Gangguan Lanjutan, Ini Alasan Sinkronisasi Listrik Aceh Tidak Bisa Cepat
-
Krisis BBM SPBU Swasta, Akankah Terulang Tahun Depan?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras